Ruly menambahkan, pascabencana, seluruh unit PLTA Sipansihaporas kembali beroperasi penuh pada Rabu, 2 Desember 2025. Kembalinya operasional pembangkit ini membawa kelegaan bagi masyarakat.
Pasokan listrik untuk sektor rumah tangga, sosial, dan layanan publik di wilayah Kota Sibolga dan Pandan kembali stabil, menandai berangsur pulihnya aktivitas warga setelah melalui hari-hari penuh kecemasan.
Baca Juga:
Akibat Bencana Perusahaan Banyak Tutup, Masyarakat Terancam PHK
“Pengalaman menghadapi bencana ini menjadi pelajaran berharga dalam mengelola pembangkit secara andal dan adaptif terhadap risiko iklim. PLN Nusantara Power tidak hanya berfokus pada produksi listrik, tetapi juga memastikan pengelolaan pembangkit memberi manfaat nyata bagi keselamatan masyarakat melalui operasional yang aman dan berkelanjutan,” tutup Ruly.
Ke depan, PLTA Sipansihaporas tidak hanya berfungsi sebagai sumber listrik hijau, tetapi juga menjadi bagian dari sistem perlindungan hidup masyarakat di sekitarnya.
Di tengah meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem, keberadaan pembangkit ini menghadirkan lebih dari sekadar energi ia memberikan rasa aman, ketenangan, dan harapan bagi warga yang hidup berdampingan dengan aliran sungai.
Baca Juga:
Misa Malam Natal di Tenda Pengungsian: Khidmat dan Penuh Semangat Kebersamaan
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.