Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara tim Vertical Rescue Indonesia dan prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 836/Brahma Yodha (Yonif TP 836/BY), dengan dukungan material dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Tim gabungan dari Vertical Rescue dan Yon TP 836 membangun jembatan gantung di Lhok Sanding, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Minggu (22/2/2026).
Baca Juga:
Intensitas Hujan Tinggi Sebabkan Banjir dan Longsor, BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem
Tim gabungan bekerja siang dan malam untuk mempercepat penyelesaian pembangunan.
Sejumlah tahapan utama telah rampung 100 persen, di antaranya pengeboran besi palang, pembentangan enam sling utama bagian atas dan bawah, mobilisasi batu dan pasir ke titik A dan B, serta pengecatan dasar pada gapura di kedua sisi jembatan.
Tim gabungan dari Vertical Rescue dan Yon TP 836 membangun jembatan gantung di Lhok Sanding, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Minggu (22/2/2026).
Baca Juga:
Tinjau Lokasi Banjir Grobogan, Kepala BNPB Tegaskan Pemerintah Pusat Siap Penuhi Kebutuhan Daerah
Pekerjaan pondasi di titik A, pembentangan sling pagar horizontal, pemotongan sling rawayan, serta pembuatan plang gapura dan turunan tepi jauh kini memasuki tahap akhir dengan progres rata-rata 90 hingga 95 persen.
Sementara itu, pemasangan palang telah mencapai 45 persen dan pengecatan akhir gapura sekitar 30 persen.
Tim gabungan dari Vertical Rescue dan Yon TP 836 membangun jembatan gantung di Lhok Sanding, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Minggu (22/2/2026).