“AJA sudah dimulai sejak 1974 merupakan penghargaan tertinggi karya-karya puncak para wartawan dalam jurnalistik. Penghargaan Adinegoro diharapkan dapat menjadi mahkota wartawan, sekurangnya setara dengan Pulitzer yang sudah mendunia,” ujar Artini.
Dikatakan, dalam AJA 2024 memperlombakan lima kategori karya jurnalistik utama, yakni jurnalistik foto, video, siber, cetak dan audio. Keistimewaan AJA 2024, tambahnya, juga memberikan dua penghargaan khusus, yakni untuk pers kampus dan jurnalisme warga.
Baca Juga:
Anggaran Insentif untuk Wartawan Bersertifikat UKW Disorot di Diskusi Direktur UKW - PWI Kota Depok
Dikatakan, Dewan Juri AJA 2024 telah memilih dengan suara bulat, lima pemenang karya jurnalistik utama, meliputi:
1. Kategori karya jurnalistik foto dimenangkan oleh Agus Susanto (Kompas ID) dengan judul karya “Harga Beras Mahal, Masyarakat Berebut Beras Murah di Babelan.”
2. Kategori karya jurnalistik video dimenangkan oleh Mohammad Suroidin, Tiara Harahap, Ardin Tato, Alwan Syahmidi (tvOne) dengan judul karya “Longsor Maut Tambang Ilegal.“
Baca Juga:
Tanggapi Oknum Pejabat Rangkap Wartawan di Raja Ampat, Direktur UKW PWI Pusat: ASN Dilarang Jadi Wartawan, Bisa Dipecat
3. Kategori karya jurnalistik siber dimenangkan oleh Anggi Kusuma Dewi, Erandhi Hutomo Saputra, Agaton Kenshanahan (Kumparan.com) dengan judul karya “Trimpit Proyek Raksasa PIK 2 Di Utara Tangerang.”
4. Kategori jurnalistik cetak dimenangkan oleh Praga Utama, Raymundus Rikang, Yosea Arga Pramudita (TEMPO) dengan judul karya “Skandal Guru Besar Abal-abal.”
5. Kategori karya jurnalistik radio dimenangkan oleh Taufik Hidayat (RRI Sintang) dengan judul karya “Jebakan Maut Judi Online- Generasi Kini Dalam Lingkar Adiksi Internet.”