WahanaNews.co | Pemerintah tengah berupaya untuk dapat mengurangi emisi karbon serta demi mewujudkan target karbon netral (net zero emission/NZE) di 2060 atau lebih cepat. Tidak hanya pemerintah, pihak swasta hingga milenial juga ikut berkontribusi untuk menekan emisi karbon tersebut.
Perkumpulan Milenial Indonesia Menanam akan memfokuskan program kerjanya pada penghijauan lingkungan, yaitu pembibitan dan penanaman pohon.
Baca Juga:
Sepanjang 2024, PLN IP Mampu Tekan Emisi Karbon 921 Ribu Ton CO2
Achyar Al Rasyid selaku ketua umum menuturkan bahwa program penghijauan lingkungan akan berfokus pada daerah-daerah bekas pertambangan.
Menghimpun kaum milenial, perkumpulan ini berkomitmen untuk mengkombinasikan 2 hal, yaitu langkah mengurangi emisi karbon dengan memastikan ketahanan pangan di masa depan.
"Perkumpulan ini didirikan sebagai agregator dan katalisator dua agenda besar tersebut," tutur Achyar, seperti dilansir dari Detik, Minggu (29/1/2023).
Baca Juga:
Sepanjang 2024, PLN IP Mampu Tekan Emisi Karbon 921 Ribu Ton CO2
Hal serupa diutarakan oleh Direktur Utama PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), Wisnu Bharuna bahwa. Perusahaan ikut mendorong untuk mengurangi emisi karbon demi mencegah perubahan iklim yang disepakati bersama dalam Forum Presidensi G20 dan juga terdapat forum B20 di dalamnya.
"Kita harus gotong royong membantu Bangsa ini, pemerintah tidak bisa sendiri, untuk itu saya mendukung dan siap bergandengan tangan dengan anak-anak muda Milenial Indonesia Menanam untuk mencangkan pembibitan dan penanaman pohon berbatang keras dan berbuah. Anak-anak muda milenial adalah pewaris masa depan Bangsa, semua ditangan mereka. Agenda besar hilirisasi industri tetap berjalan, komitmen bersama dunia global bisa kita jalankan, itu harapannya," ujar Wisma Bharuna.
Hadirnya Perkumpulan Milenial Indonesia Menanam tidak terlepas dari adanya kolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Nikel Perjuangan (APNIPER) dan smelter PT Gunbuster Nickel Industry (GNI).