WAHANANEWS.CO, Jakarta - Banjir melanda sejumlah wilayah di Provinsi Bali pada Selasa (24/2/2026) setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur daerah tersebut.
Tiga wilayah terdampak yakni Kabupaten Tabanan, Kota Denpasar, dan Kabupaten Badung.
Baca Juga:
Provinsi Bali Terima Hibah 10 Bus Listrik dari Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan
Berdasarkan laporan yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), banjir di Kabupaten Tabanan terjadi di Kecamatan Kediri, tepatnya di Kelurahan Kediri.
Sebanyak tiga kepala keluarga atau 20 jiwa dilaporkan terdampak dan saat ini masih dalam proses pendataan.
Sementara di Kota Denpasar, genangan air terjadi di empat kecamatan, yakni Denpasar Timur, Denpasar Utara, Denpasar Selatan, dan Denpasar Barat.
Baca Juga:
Bali Atur Ulang Transportasi: Hanya Warga Lokal yang Boleh Beroperasi
Para petugas gabungan melakukan pompanisasi pascabanjir yang terjadi di Provinsi Bali pada Selasa (24/2/2026). [Sumber Foto: BPBD Provinsi Bali]
Hingga kini, jumlah warga terdampak masih didata oleh petugas di lapangan.
Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Badung. Banjir merendam wilayah Kecamatan Kuta yang meliputi Kelurahan Seminyak dan Kelurahan Legian, serta Kecamatan Kuta Selatan di Kelurahan Jimbaran.
Pendataan terhadap korban terdampak masih berlangsung.
Selain menggenangi permukiman warga, banjir juga berdampak pada sejumlah rumah dan akses jalan di ketiga wilayah tersebut. Rincian kerugian materiel masih dalam tahap asesmen.
Upaya penanganan telah dilakukan oleh BPBD setempat dengan berkoordinasi bersama instansi terkait.
Para petugas gabungan melakukan pompanisasi pascabanjir yang terjadi di Provinsi Bali pada Selasa (24/2/2026). [Sumber Foto: BPBD Provinsi Bali]
Petugas melakukan asesmen, evakuasi warga terdampak, serta pompanisasi untuk mempercepat surutnya genangan.
Perkembangan terkini pada Rabu (25/2/2026), banjir di Kabupaten Tabanan dilaporkan telah surut total.
Di Kota Denpasar, genangan berangsur surut dengan tinggi muka air berkisar antara 5 hingga 60 sentimeter dan penanganan masih berlangsung.
Sementara di Kabupaten Badung, sebagian wilayah telah surut dan genangan tersisa di satu titik di Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta.
Para petugas gabungan melakukan pompanisasi pascabanjir yang terjadi di Provinsi Bali pada Selasa (24/2/2026). [Sumber Foto: BPBD Provinsi Bali]
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan susulan yang dapat memicu banjir kembali.
Warga juga diingatkan untuk rutin membersihkan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, serta segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat setempat.
Selain itu, BNPB mendorong BPBD dan instansi terkait memastikan kesiapsiagaan personel serta peralatan guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]