WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI Ahmad Heryawan menegaskan pentingnya penerapan tata kelola perkotaan yang berkelanjutan untuk menjawab tantangan urbanisasi dan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat di Kota Palembang.
Menurutnya, pembangunan kota harus berjalan seiring dengan upaya menjaga keseimbangan lingkungan agar tidak menimbulkan persoalan baru di masa depan.
Baca Juga:
Komisi XI DPR Dorong DJP Petakan Pendapatan Masyarakat sebagai Indikator Pertumbuhan Ekonomi
Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Heryawan saat memimpin Kunjungan Kerja BAM DPR RI ke Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (14/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya DPR RI dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengevaluasi berbagai persoalan yang dihadapi daerah perkotaan.
Sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di kawasan Sumatera bagian selatan, Palembang dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional.
Baca Juga:
Serap Aspirasi Pemuda, BAM DPR RI Dorong Inovasi Sumur Resapan di Permukiman Warga
Namun, pesatnya pembangunan dan meningkatnya aktivitas perkotaan juga menghadirkan tantangan yang memerlukan perhatian serius, terutama terkait pengelolaan lingkungan dan infrastruktur perkotaan.
Ahmad Heryawan menilai pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi semata.
Ia menekankan bahwa daya dukung lingkungan harus tetap menjadi perhatian utama agar pembangunan yang dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"Saat yang sama tentu perlu perbaikan infrastruktur alam. Karena alamlah yang kemudian mulai rusak sehingga alam yang harus mencengkeram air, air akhirnya digelontorkan ke hilir sekaligus pada saat yang bersamaan dampaknya kebanyakan air dan banjir. Soalnya daya tampung lingkungan, daya dukung lingkungan yaitu air yang seharusnya dicengkeram lingkungan, dicengkeram hutan sebelum dialihkan ke hilir. Hutannya sudah rusak sehingga tidak bisa dicengkeram akibatnya banjir," ujar Ahmad Heryawan.
Dalam kunjungan tersebut, BAM DPR RI secara khusus memberikan perhatian terhadap dua persoalan utama yang paling sering disampaikan masyarakat, yakni banjir dan kemacetan lalu lintas.
Kedua masalah tersebut dinilai menjadi tantangan klasik yang kerap muncul di kota-kota besar dan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi maupun kualitas hidup warga.
Menurut Ahmad Heryawan, penyelesaian masalah perkotaan memerlukan pendekatan yang menyeluruh dengan melibatkan berbagai sektor.
Ia menilai penanganan banjir tidak cukup hanya melalui pembangunan infrastruktur drainase, tetapi juga harus dibarengi dengan upaya pemulihan lingkungan dan pengelolaan tata ruang yang baik.
"Kalau urusan perkotaan tentu urusannya adalah urusan khas ya, diantaranya adalah tidak semua perkotaan diceritakan atau dibincangkan, tapi yang pertama urusan banjir, yang kedua urusan kemacetan lalu lintas. Dibincangkan panjang lebar intinya adalah bahwa perlu ada pendekatan holistik untuk menyelesaikan banjir," paparnya.
Selama berada di Palembang, BAM DPR RI melakukan serangkaian pertemuan dengan Pemerintah Kota Palembang, termasuk Wali Kota Palembang, organisasi perangkat daerah terkait, serta sejumlah elemen masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi lapangan, sekaligus menghimpun berbagai masukan terkait efektivitas kebijakan pembangunan yang telah dan akan dijalankan.
Hasil temuan dan aspirasi yang diperoleh dalam kunjungan kerja tersebut nantinya akan dibahas lebih lanjut di tingkat DPR RI.
BAM akan meneruskan berbagai masukan kepada pimpinan DPR RI untuk kemudian ditindaklanjuti oleh komisi-komisi yang memiliki kewenangan sesuai bidangnya.
"Kita akan meneruskan ke Komisi terkait lewat pimpinan atau boleh jadi ketika pimpinan ingin menyelesaikan langsung juga biasa ya, katakanlah urusannya urusan penting banget terkait dengan gorong-gorong yang tertutup atau sebagian tertutup dan mendapat banjir yang sangat luas. Tapi secara umum kita akan teruskan ke pimpinan dan pimpinan akan meneruskannya kepada Komisi-Komisi terkait yang menangani masalah ini," pungkas politisi fraksi PKS ini.
Melalui kunjungan tersebut, BAM DPR RI berharap berbagai persoalan perkotaan yang menjadi keluhan masyarakat dapat memperoleh perhatian lebih serius dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sehingga solusi yang dihasilkan mampu menciptakan pembangunan kota yang lebih berkelanjutan, aman, dan nyaman bagi seluruh warga Palembang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]