“Beberapa tahun lalu, saya akhirnya menemukan sentuhan permainan dan mulai mengubah gaya bermain. Kini saya bukan hanya pemain agresif, saya bermain di net, bertahan, memakai slice, dan memiliki sentuhan baik,” ujarnya.
Gelar di Brisbane ini menjadi trofi pertama Sabalenka pada musim 2026. Selanjutnya, ia akan mengalihkan fokus ke Australia Open dengan status sebagai unggulan pertama.
Baca Juga:
RB Leipzig Resmi Angkat Martin Demichelis sebagai Pelatih hingga 2028
Pada edisi tahun lalu, Sabalenka harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan oleh Madison Keys di laga final.
Sementara itu, meski gagal meraih gelar, performa Marta Kostyuk tetap mendapat sorotan positif.
Petenis Ukraina tersebut berhasil kembali menembus jajaran Top 20 dunia dan diprediksi akan menjadi salah satu penantang serius di ajang Australia Terbuka mendatang.
Baca Juga:
Sebanyak 54 Ribu Calon Murid Diterima Jalur Domisili SPMB Jatim
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.