“Lebih membanggakan lagi, kejuaraan ini digelar setelah hampir dua dekade Indonesia tidak pernah menyelenggarakan kejuaraan internasional taekwondo. Terima kasih kepada semua yang telah mendukung, teman-teman PBTI, Kemenpora, KONI, dan KOI,” tuturnya.
“Hari ini menjadi tonggak penting perkembangan taekwondo di Indonesia, sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional yang berkualitas,” imbuh Tandyo.
Baca Juga:
Resmi Jadi WNI, Mitchell Lee Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia untuk AFF 2026
Lebih lanjut, Tandyo mengajak seluruh atlet untuk menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang meraih prestasi dengan tetap mengedepankan nilai-nilai sportivitas, disiplin, serta saling menghormati antarpeserta.
Ia berharap kompetisi ini juga menjadi momentum mempererat persahabatan antarbangsa melalui olahraga.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan yang menggambarkan semangat dan budaya taekwondo.
Baca Juga:
Erick Thohir Lantik Sesmenpora dan Deputi Baru, Dorong Kemenpora Naik Kelas dan Perkuat Industri Olahraga
Rangkaian seremoni diisi oleh atraksi taekwondo dari Poomsae Indonesia dan Woosuk University Korea Selatan, defile bendera negara-negara peserta, hingga pertunjukan teatrikal dance dan treatment dance bertema taekwondo yang memukau para tamu undangan serta peserta kejuaraan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.