Mereka mencoba bangkit dengan menekan lewat penguasaan bola hingga mencapai 68 persen, meski tetap kesulitan menembus lini belakang PSM yang bermain rapat dan disiplin.
Hingga babak pertama usai, skor 1-0 masih bertahan untuk keunggulan tuan rumah.
Baca Juga:
Charisma Fathoni Bidik Sapu Bersih Dua Laga Terakhir Paruh Pertama BRI Super League
Memasuki paruh kedua, Persijap meningkatkan tempo serangan.
Tekanan demi tekanan membuat kiper PSM, Reza Arya Pratama, dipaksa melakukan beberapa penyelamatan gemilang.
Atmosfer pertandingan kian panas, tercermin dari keluarnya 11 kartu kuning enam untuk Persijap dan lima untuk PSM.
Baca Juga:
Javlon Guseynov Tegaskan Pentingnya Mental dan Evaluasi dalam Kebangkitan Persita
PSM, yang tidak bisa menurunkan seluruh pemain asing akibat sanksi FIFA, berupaya mempertahankan keunggulan lewat strategi bertahan dan serangan balik cepat.
Namun, Persijap tetap konsisten membangun serangan hingga menit-menit akhir.
Puncaknya terjadi di masa tambahan waktu. Tepat di menit 90+5, Carlos Franca muncul sebagai pahlawan.