WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardani, kembali menorehkan prestasi gemilang.
Keduanya sukses merebut gelar juara di ajang SYED MODI India International 2025 setelah menaklukkan duo Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai, dalam dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-16.
Baca Juga:
Dejan dan Fadia Resmi Berpisah, PBSI Pastikan Fadia Fokus di Ganda Putri
Pertandingan final yang digelar di BBD U.P. Badminton Academy, India, Minggu (30/11/2025) itu berlangsung selama sekitar 40 menit.
Sejak awal laga, kedua pasangan tampil agresif, saling balas serangan, sehingga ritme permainan berjalan ketat dan intens.
Pada gim pertama, pertarungan berlangsung seimbang. Kedua pasangan terus saling mengejar angka hingga kedudukan 16-16.
Baca Juga:
Rubber Game Menegangkan, Jafar/Felisha Gagal Tembus Perempat Final
Memasuki poin-poin akhir, Dejan/Bernadine berhasil meningkatkan tempo permainan dan menutup gim pertama dengan kemenangan 21-19.
Memasuki gim kedua, ganda campuran Indonesia tampil lebih percaya diri. Mereka langsung unggul empat angka sebelum lawan mampu mencetak poin.
Keunggulan tersebut menjadi modal penting bagi Dejan/Bernadine untuk terus menjaga dominasi hingga akhir gim, memastikan kemenangan lewat skor 21-16.
Keberhasilan ini menandai peningkatan signifikan bagi Dejan/Bernadine, karena gelar ini mengantar mereka naik level di rangkaian turnamen BWF.
Sebelumnya, pasangan yang baru dipasangkan sebanyak enam kali ini telah meraih gelar Al-Ain Super 100 dan menjadi runner-up Malaysia Super 100.
Usai pertandingan, Dejan mengungkapkan rasa syukur serta kebahagiaannya atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah di sini bisa juara lagi. Setelah juara Super 100, kali ini bisa naik jadi juara Super 300,” kata Dejan.
Ia menjelaskan bahwa konsistensi untuk tetap fokus pada setiap pertandingan menjadi kunci utama keberhasilannya bersama Bernadine.
Selain itu, Dejan turut memberikan penilaian positif terhadap perkembangan pasangan barunya tersebut.
“Berpasangan dengan Bernadine, sejauh ini mulai membaik dan secara skill individu Bernadine juga mulai improve. Dia mulai tahu harus bermain seperti apa dan fokusnya seperti apa,” ujar Dejan.
Meski meraih gelar juara, Dejan menegaskan bahwa masih banyak aspek permainan yang perlu dibenahi agar mereka terus berkembang di turnamen-turnamen berikutnya.
“Evaluasi kami masih banyak, dari segi defense belum cukup rapat, dari segi pola permainan juga masih banyak PR-nya. Semoga terus berproses dan kedepannya jauh lebih baik,” kata Dejan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]