WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pebalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo, harus menerima nasib kurang beruntung saat menjalani uji coba pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Selasa 3 Februari 2026.
Rider asal Prancis itu mengalami cedera berupa patah jari tangan akibat insiden yang terjadi di lintasan.
Baca Juga:
Dikeroyok Netizen Indonesia Gara-gara Nasi Goreng, Host MotoGP Mengaku Salah
Cedera tersebut membuat Quartararo memutuskan untuk tidak melanjutkan rangkaian uji coba pramusim.
Ia memilih fokus pada pemulihan kondisi fisik agar bisa kembali dalam keadaan optimal pada tes resmi berikutnya.
Berdasarkan keterangan laman resmi Yamaha, jalannya uji coba bagi Quartararo tidak berlangsung mulus sejak awal.
Baca Juga:
Bagnaia Akan Susun Strategi Cerdas Demi Salip Quartararo
Ia mengalami kecelakaan pertama di tikungan 8 pada lap kesembilan, yang memaksanya menjalani pemeriksaan di Clinica Mobile.
Meski sempat kembali ke lintasan pada sesi sore, Quartararo kembali terjatuh untuk kedua kalinya.
Insiden tersebut cukup mengganggu program pengujian yang telah disusun oleh tim Monster Energy Yamaha MotoGP.
"Atas persetujuan Fabio, kami memutuskan bahwa tidak ingin mengambil risiko. Prioritas utama adalah mengembalikan Fabio ke kondisi fisik prima tepat waktu untuk Tes Buriram," ucap Direktur Tim Monster Energy Yamaha MotoGP, Massimo Meregalli.
Kendati menghadapi sejumlah kendala sepanjang sesi, Quartararo tetap mampu menunjukkan performa kompetitif.
Ia mencatatkan waktu lap terbaik 1 menit 57,869 detik dan menempati posisi kedelapan pada sesi sore.
Secara keseluruhan, ia finis di peringkat kesembilan, dengan selisih 0,851 detik dari pembalap tercepat.
Akibat cedera yang dialaminya, Quartararo memutuskan untuk absen dari sisa tes pramusim di Sepang.
Ia dijadwalkan terbang ke Barcelona guna menjalani proses pemulihan dan perawatan cedera.
Pebalap berusia 26 tahun itu berharap dapat pulih secepat mungkin agar siap mengikuti tes resmi MotoGP Thailand yang akan digelar di Sirkuit Buriram pada 21–22 Februari mendatang.
"Kami sudah menguji apa yang perlu diuji selama uji coba tes minggu lalu. Saya lebih memilih untuk tidak melanjutkan sisa pengujian," ujar Quartararo.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]