“Futsal adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari sepak bola. Futsal kita bisa maju 2 tahun terakhir karena hubungan dengan PSSI, pemerintah, serta kerja keras banyak pihak,” katanya.
Michael menilai capaian futsal Indonesia saat ini merupakan hasil kolaborasi bersama yang dibangun secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Tiket AFC Futsal Asian Cup 2026 Resmi Dijual, Masyarakat Diajak Padati Indonesia Arena
Ia optimistis prestasi futsal nasional masih dapat terus meningkat apabila sinergi antar-pemangku kepentingan terus diperkuat.
Selain membahas perubahan nama organisasi, Kongres FFI 2026 juga mengesahkan sejumlah penyesuaian Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Penyesuaian tersebut dilakukan agar regulasi organisasi semakin selaras dengan statuta PSSI dan sistem tata kelola olahraga nasional.
Baca Juga:
Ketum FFI Tegaskan Futsal Bagian Tak Terpisahkan dari PSSI dan FIFA
Dalam agenda kongres itu, peserta juga menetapkan susunan pengurus baru. Novel Leonardo ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum I FFI, sementara posisi Sekretaris Jenderal kini diisi oleh Budi Setiawan yang menggantikan Perbager Raj.
Michael menegaskan bahwa tantangan ke depan bukan hanya soal prestasi tim nasional, tetapi juga peningkatan kualitas organisasi.
Ia berharap transformasi yang dilakukan dapat mendorong penguatan fungsi organisasi hingga ke tingkat daerah dan klub anggota.