Menurut Lucas, pembinaan usia muda harus diperkuat secara berkelanjutan melalui kompetisi nasional yang terstruktur.
Ia menilai turnamen kelompok umur menjadi sarana penting untuk mencari sekaligus membentuk pemain potensial sejak dini.
Baca Juga:
Resmi Dipromosikan, Nova Arianto Nahkodai Timnas Indonesia U-20 untuk Proyek Jangka Panjang PSSI
Ia juga mengatakan Indonesia sebenarnya memiliki cukup banyak kompetisi usia muda yang dapat dimanfaatkan sebagai wadah pencarian bakat.
Namun, kompetisi tersebut perlu dibenahi agar pembinaan berjalan berjenjang dan mampu menghasilkan pemain yang siap naik ke level senior.
Lucas menambahkan, kegagalan di level usia muda seharusnya menjadi momentum evaluasi bagi federasi dan seluruh pihak terkait untuk memperbaiki sistem pengembangan pemain nasional.
Baca Juga:
Menuju Piala Dunia U-17, Indonesia Fokus TC di Eropa dan Timur Tengah
Dengan pembinaan yang lebih matang, Indonesia diharapkan mampu bersaing lebih kompetitif di level Asia.
Sebelumnya, Timnas Indonesia U-17 dipastikan gagal melaju ke fase gugur Piala Asia U-17 2026 setelah finis di posisi juru kunci grup dengan koleksi tiga poin.
Garuda Muda sempat membuka harapan lewat kemenangan 1-0 atas China pada laga perdana.