Serangan demi serangan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-53.
Gustav Isaksen sukses mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan serangan balik cepat dari sisi kiri.
Baca Juga:
Timnas Indonesia Bidik Sejarah Lawan Bulgaria di Final FIFA Series 2026
Gol tersebut membuat jalannya pertandingan semakin terbuka, dengan kedua tim saling melancarkan serangan untuk mencari gol tambahan.
Cremonese sebenarnya memiliki beberapa peluang emas untuk kembali unggul. Namun, upaya mereka kerap digagalkan oleh kiper Lazio, Edoardo Motta, yang tampil cukup gemilang di bawah mistar.
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, petaka justru datang bagi tuan rumah di masa injury time.
Baca Juga:
Menang Telak 4-0, Herdman Sebut Performa Timnas Indonesia Sesuai Rencana
Tepat dua menit setelah waktu normal berakhir, Tijjani Noslin muncul sebagai penentu kemenangan Lazio.
Tendangan melengkungnya tidak mampu dijangkau Emil Audero dan memastikan tim tamu membawa pulang tiga poin.
Hasil ini membuat Cremonese semakin tertekan dalam upaya mereka keluar dari zona degradasi.