Desak tampil percaya diri sejak awal lintasan dan berhasil mencatatkan waktu tercepat, yakni 6,22 detik, untuk memastikan medali emas. Sementara Giulia Randi harus puas di posisi kedua setelah membukukan waktu 6,51 detik.
Adapun medali perunggu nomor speed putri diraih atlet tuan rumah Prancis, Capucine Viglione.
Baca Juga:
Desak Made Rita Persembahkan Emas untuk Indonesia di World Climbing Series Krakow 2026
Dalam perebutan tempat ketiga, ia mengalahkan wakil Amerika Serikat, Isis Rothfork, dengan catatan waktu 6,41 detik, sedangkan lawannya mencatatkan waktu 6,53 detik.
Usai memastikan kemenangan, Desak Made mengungkapkan rasa bahagianya karena mampu memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.
Ia mengaku tampil maksimal pada babak final dan menikmati setiap proses pemanjatan yang dijalaninya.
Baca Juga:
Indonesia Pastikan Tiket Final Speed World Climbing Series Krakow, Peluang Emas Terbuka
"Malam ini, saya tampil dengan performa terbaik. Saya sangat senang bisa memenangkan medali emas ini untuk negara saya dan tim saya. Dalam benak saya, saya selalu bilang mari lakukan yang terbaik," ujar dia usai kemenangannya.
Sementara itu, final nomor speed perorangan putra menghadirkan duel sesama atlet Indonesia. Veddriq Leonardo berhadapan dengan Antasyafi Robby Al Hilmi dalam perebutan medali emas.
Veddriq akhirnya keluar sebagai juara setelah mencatatkan waktu 4,89 detik, unggul atas Robby yang membukukan waktu 5,11 detik sehingga harus puas membawa pulang medali perak.