WAHANANEWS.CO, Jakarta – Dukungan terhadap program pembinaan olahraga nasional jangka panjang yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto terus mengalir dari berbagai organisasi olahraga.
Kali ini, dukungan penuh disampaikan oleh Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) dan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), yang menilai kebijakan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun prestasi atlet Indonesia secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Raih 10 Emas, Kontingen Indonesia Posisi Ketiga Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022
Program pemusatan latihan nasional (pelatnas) berkelanjutan dengan skema pendanaan multiyears tersebut dirancang untuk memberikan kepastian pembinaan atlet dalam jangka panjang.
Melalui program ini, pemerintah ingin menciptakan sistem pembinaan yang lebih terarah, konsisten, dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat internasional.
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Sugiono, menyampaikan apresiasi atas komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat sektor olahraga nasional.
Baca Juga:
PB WI Tambah Target Medali Emas dalam Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022
Pernyataan tersebut dipublikasikan oleh Kementerian Olahraga di Jakarta pada Kamis, 25 Juni 2026.
"PB IPSI menyambut baik dan mendukung komitmen Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam memperkuat pembinaan olahraga nasional melalui program pelatnas yang berkelanjutan dan jangka panjang," ujar Sugiono yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.
Menurut Sugiono, keberlanjutan program pembinaan menjadi faktor penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi, khususnya di cabang olahraga pencak silat.
Dengan adanya kepastian pendanaan melalui sistem multiyears, proses pembinaan dinilai akan berjalan lebih optimal dan berkesinambungan mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
"Bagi pencak silat, keberlanjutan pembinaan merupakan fondasi utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi. Oleh karena itu, dukungan pemerintah terhadap pelatnas multiyears menjadi langkah strategis yang memberikan kepastian program pembinaan sekaligus memperkuat ekosistem olahraga nasional dari tingkat daerah hingga nasional," ujarnya.
Dukungan serupa juga datang dari Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), Airlangga Hartarto.
Melalui pernyataan tertulis yang disampaikan pada Jumat, 26 Juni 2026, Airlangga menegaskan komitmen PB WI untuk mendukung penuh pelaksanaan program pelatnas jangka panjang beserta pembangunan akademi olahraga sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga nasional.
"Saya Ketua Umum PB WI menyambut baik dan mendukung penuh komitmen Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam menerapkan pelatnas jangka panjang dengan pendanaan multiyears dan akademi olahraga," ujar Airlangga.
Airlangga menjelaskan bahwa pembinaan atlet berprestasi tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat.
Menurutnya, atlet membutuhkan proses latihan yang panjang, terstruktur, dan berkesinambungan sejak usia dini agar mampu mencapai level kompetisi dunia.
Karena itu, pembangunan akademi olahraga dinilai menjadi solusi yang tepat dalam menciptakan sistem pembinaan yang lebih terintegrasi.
"Bagi cabang olahraga Wushu program ini sangat penting karena prestasi tidak bisa dibangun secara instan, seorang atlet membutuhkan proses pembinaan yang panjang, terstruktur, dan dimulai dari usia dini untuk mencapai tingkat dunia," katanya.
Sebagai contoh keberhasilan pembinaan atlet usia muda, Airlangga menyebut sejumlah atlet wushu Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang internasional.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa sistem pembinaan yang berkelanjutan mampu menghasilkan prestasi di level dunia.
"Kita sudah melihat atlet Lindswell Kwok, Edgar Xavier Marvelo yang dibina sejak usia muda mampu mengharumkan nama bangsa di berbagai kejuaraan internasional, termasuk kejuaraan dunia," kata Airlangga.
Ia pun optimistis komitmen pemerintah dalam menjalankan program pelatnas jangka panjang akan melahirkan generasi atlet baru yang memiliki daya saing tinggi di tingkat internasional.
Sinergi antara pemerintah, induk organisasi cabang olahraga, pelatih, dan para atlet diyakini menjadi fondasi penting untuk menjaga kesinambungan prestasi olahraga Indonesia di masa mendatang.
"Jadi kami PB Wushu Indonesia siap mendukung dan menjadi bagian dari upaya besar ini demi prestasi Indonesia yang semakin mendunia," katanya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]