WAHANANEWS.CO, Jakarta – Kabar duka datang dari keluarga besar Lionel Messi.
Jorge Messi, ayah dari megabintang sepak bola asal Argentina tersebut, meninggal dunia pada Jumat malam waktu setempat dalam usia 68 tahun.
Baca Juga:
Malam Santai Jadi Petaka, Gigitan Ular Weling Tewaskan Pemuda 18 Tahun di Bogor
Jorge mengembuskan napas terakhir di sebuah klinik medis di Rosario, Argentina.
Sebelumnya, ia diketahui tengah menjalani perawatan medis akibat penyakit yang dideritanya.
Dalam beberapa bulan terakhir, kondisi kesehatan Jorge menjadi perhatian keluarga karena ia harus menjalani perawatan secara berkala, baik di fasilitas medis maupun di kediamannya di Rosario.
Baca Juga:
Kabar Duka dari Perfilman Indonesia, Sutradara Nayato Fio Nuala Meninggal
Kabar meninggalnya Jorge dikonfirmasi pihak keluarga kepada media internasional, Reuters.
Kepergian Jorge menjadi duka mendalam bagi Lionel Messi dan seluruh anggota keluarganya yang selama ini selalu berada di sisinya.
Melansir Aljazeera, Jorge menghabiskan masa-masa terakhir kehidupannya bersama sang istri, Celia, serta anak-anak mereka, Rodrigo, Matias, dan Maria Sol.
Lionel Messi juga diketahui sempat menghabiskan waktu bersama sang ayah setelah gelaran Piala Dunia sebelum kembali menjalani aktivitas profesionalnya bersama Inter Miami.
Bagi Lionel Messi, Jorge bukan sekadar seorang ayah. Ia merupakan salah satu figur yang memiliki peran besar dalam perjalanan karier Messi sejak masih berada di usia muda.
Jorge mendampingi putranya ketika mulai meniti karier sepak bola dan turut terlibat dalam berbagai tahapan penting perjalanan Messi hingga menjadi salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola dunia.
Jorge juga sempat menjalankan peran sebagai perwakilan Lionel Messi selama beberapa tahun.
Ia dikenal aktif memberikan dukungan serta mendampingi putranya dalam berbagai urusan yang berkaitan dengan karier profesionalnya.
Kedekatan antara Messi dan sang ayah pun telah terjalin sejak masa kanak-kanak.
Dalam sejumlah kesempatan, Messi pernah mengungkapkan bahwa dirinya membutuhkan persetujuan Jorge dalam berbagai hal.
Bahkan setelah menjalani pertandingan, Messi disebut kerap meminta pendapat dan pandangan sang ayah mengenai penampilannya di lapangan.
Hubungan erat tersebut membuat Jorge menjadi salah satu orang yang paling berpengaruh dalam kehidupan Messi, baik ketika sang pemain masih merintis karier maupun setelah mencapai puncak kesuksesan bersama Barcelona, tim nasional Argentina, hingga klub yang dibelanya saat ini, Inter Miami.
Kabar meninggalnya Jorge juga mendapat perhatian dari Newell's Old Boys, klub Argentina yang memiliki hubungan erat dengan masa kecil Lionel Messi.
Klub tersebut menyampaikan penghormatan kepada Jorge melalui pernyataan yang diunggah di media sosial.
Sebelumnya, kondisi kesehatan Jorge sempat menjadi sorotan publik setelah Lionel Messi menunjukkan emosi yang kuat ketika mencetak hattrick pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.
Messi terlihat menangis saat merayakan gol pertamanya dalam pertandingan tersebut.
Momen emosional itu kemudian menimbulkan berbagai spekulasi mengenai kondisi pribadi Messi.
Namun, dalam konferensi pers seusai pertandingan, Messi menjelaskan bahwa air mata yang keluar bukan disebabkan oleh persoalan sepak bola.
Ia mengaku sedang melewati beberapa hari yang sulit dan penuh persoalan.
Beberapa hari setelah momen tersebut, keluarga Messi kemudian memberikan informasi mengenai kondisi kesehatan Jorge.
Mereka menyampaikan bahwa ayah Lionel Messi sedang menjalani perawatan medis.
Kepergian Jorge Messi kini meninggalkan duka mendalam bagi Lionel Messi beserta keluarganya.
Selama bertahun-tahun, Jorge dikenal sebagai sosok yang selalu memberikan dukungan kepada putranya, terutama sejak Messi masih menjadi pemain muda hingga akhirnya berkembang menjadi salah satu ikon terbesar dalam dunia sepak bola.
Bagi Messi, kehilangan tersebut bukan hanya berarti kepergian seorang ayah, tetapi juga sosok yang selama perjalanan panjang kariernya menjadi tempat meminta nasihat, dukungan, dan persetujuan.
Peran Jorge dalam kehidupan Messi pun menjadi bagian penting dari kisah perjalanan sang bintang Argentina hingga mencapai kesuksesan di level tertinggi sepak bola dunia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]