Dia juga sukses memperpanjang rekor di final turnamen dengan memenangi semua penampilannyaa di partai puncak tanpa kalah satu set pun.
Rekor Swiatek di turnamen hard court juga mulai menunjukkan capaian tahun ini.
Baca Juga:
Horor! Ular Berbisa Seberangi Lapangan Saat Berlangsung Turnamen Tenis Internasional
Sebelumnya, dia dikenal sebagai pemain yang lebih condong kuat di lapangan tanah liat.
Namun, setelah sukses juara berturut-turut di Doha, Indian Wells, dan Miami Terbuka tahun ini, Swiatek mulai merubahnya.
Gelar di AS Terbuka ini pun memberi pesan Swiatek bisa menembus batasan.
Baca Juga:
Bakal Dimainkan di PON XXI 2024, Yuk Kenali Padel yang Mirip dengan Olahraga Tenis
Dia berharap kemenangannya menjadi titik balik psikologis untuk permainannya.
Swiatek percaya kemampuannya untuk mengatasi gangguan dan menjalani permainannya sesuai dengan rencana menjadi tanda dia telah menjadi pemain yang lebih tangguh secara mental.
"Saya sangat bangga dengan fakta bahwa secara mental saya tidak putus asa pada saat-saat penting itu," kata Swiatek.