Pihak Qatar mengklaim jumlah kematian pekerja migran Piala Dunia 2022 yang beredar di media menyesatkan atau tidak sesuai fakta di lapangan.
Dikutip dari BBC Sport, Pemerintah Qatar menyatakan hanya ada 37 kematian pekerja di lokasi konstruksi Piala Dunia 2022 Qatar pada periode 2014-2020.
Baca Juga:
Prabowo Resmikan 17 Stadion Berstandar Internasional, Berikut Daftarnya
Banyak media juga menyoroti aturan Qatar yang "menyudutkan" kelompok LGBTQ+.
Terkini, Qatar dan FIFA juga menyepakati aturan pembatasan peredaran minuman beralkohol selama Piala Dunia 2022.
Aturan soal kelompok LGBTQ+ dan juga minuman beralkohol itu berkaitan dengan fakta bahwa Qatar adalah negara Islam.
Baca Juga:
FIFA: Timnas Putri Indonesia Ranking 94 Dunia
Banyak media-media Eropa kemudian menilai Qatar, FIFA, maupun penyelenggara Piala Dunia 2022 telah melakukan tindakan diskriminatif terutama kepada kelompok LGBTQ+.
Satu hari menjelang Opening Ceremony Piala Dunia 2022 Qatar, Gianni Infantino akhirnya buka suara mengecam kritik negara-negara barat.
Pria asal Swiss itu bahkan menilai negara barat munafik karena terus mengritik Qatar dan Piala Dunia 2022.