Kedua pemimpin negara tersebut memiliki komitmen yang sama dalam memperluas kolaborasi di berbagai bidang, termasuk olahraga sebagai jembatan diplomasi.
Dalam implementasinya, Kementerian Pemuda dan Olahraga tengah menjajaki berbagai peluang kerja sama lanjutan dengan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia.
Baca Juga:
Erick Thohir Buka Munas PB Percasi 2026, Dorong Catur Masuk Industri dan Sport Tourism
Selain cabang olahraga berkuda (equestrian) yang sebelumnya telah dijalankan, kolaborasi juga direncanakan akan merambah ke olahraga selancar.
Namun, saat ini fokus utama diarahkan pada pengembangan sepak bola, khususnya sektor wanita.
Kerja sama di bidang sepak bola tersebut dilakukan bersama PSSI dengan penekanan pada pembinaan sepak bola wanita secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Sambut Menteri LH di Jambi, Danrem 042/Gapu Perkuat Sinergi Program Lingkungan Strategis
Program yang disusun tidak hanya berorientasi pada peningkatan prestasi tim nasional, tetapi juga mencakup pembangunan sistem pembinaan sejak usia dini atau dari tingkat akar rumput.
Sebagai bagian dari program pengembangan tersebut, tim nasional sepak bola wanita Indonesia direncanakan akan mengikuti pelatihan di Clairefontaine, yang dikenal sebagai salah satu pusat pelatihan sepak bola elite di Prancis dengan fasilitas berstandar internasional dan reputasi dalam mencetak pemain-pemain berkualitas dunia.
Sementara itu, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif kerja sama ini.