Di luar tugas pemerintahan, pria berusia 46 tahun tersebut juga dikenal aktif dalam dunia olahraga nasional, khususnya cabang bola basket.
Kontribusinya terlihat melalui pendirian klub profesional Kesatria Bengawan Solo serta keterlibatannya dalam berbagai kegiatan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi).
Baca Juga:
Tim Merah Putih Resmi Dilepas ke Asian Beach Games 2026, Fokus pada Tiga Cabang Unggulan
Dengan rekam jejak kepemimpinan dan pengalaman manajerial yang dimiliki Todotua, Menpora Erick optimistis kontingen Indonesia akan mendapatkan dukungan yang kuat selama proses persiapan hingga pelaksanaan Asian Games.
Ia menilai sosok Todotua mampu menghadirkan energi positif yang dapat menjaga motivasi dan semangat para atlet untuk tampil maksimal.
“Saya meyakini Bapak Todotua Pasaribu memiliki kapasitas kepemimpinan, kemampuan koordinasi lintas sektor, serta pengalaman manajerial yang sangat dibutuhkan untuk mendukung kesiapan kontingen Indonesia. Peran CdM tidak hanya hadir saat pertandingan berlangsung, tetapi juga memastikan seluruh proses persiapan, pelayanan, dan kebutuhan atlet dapat berjalan secara optimal,” tambah Menpora.
Baca Juga:
Indonesia Turunkan 17 Wakil di BAC 2026, Siap Hadapi Persaingan Ketat di Ningbo
Pemerintah dan KOI berharap kolaborasi yang solid antara seluruh pemangku kepentingan olahraga dapat menjadi modal penting dalam menghadapi Asian Games 2026.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi arena perebutan prestasi di tingkat Asia, tetapi juga menjadi bagian penting dari roadmap pembinaan olahraga nasional menuju target yang lebih besar pada Olimpiade Los Angeles 2028.
“Asian Games 2026 merupakan momentum penting untuk menunjukkan kemajuan pembinaan olahraga nasional sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju target-target besar Indonesia di ajang multievent internasional berikutnya. Ini merupakan salah satu jembatan dan tolok ukur kontingen kita sebelum menuju Olimpiade 2028. Karena itu, saya berharap di bawah kepemimpinan CdM Todotua Pasaribu, seluruh elemen kontingen dapat bergerak dalam satu semangat, satu tujuan, dan satu tekad untuk mengharumkan nama bangsa,” pungkas Menpora Erick.