WahanaNews.co | Team Principal RNF Yamaha sekaligus mantan CEO Sirkuit Sepang, Razlan Razali, tidak bisa membayangkan kemeriahan MotoGP Mandalika 2022 dan mengaku sudah tidak sabar merasakan kegilaan di MotoGP Mandalika.
Terlebih ini adalah kali pertama sejak 1997 Indonesia menggelar balapan Grand Prix.
Baca Juga:
Legenda MotoGP Kevin Schwantz Jadi Analis Grand Prix Amerika di Sirkuit Austin
"Dalam sebulan situasi akan benar-benar gila, saya tidak bisa membayangkan semua kekacauan [di MotoGP Mandalika], tetapi ini akan menjadi hal fantastis untuk Indonesia," ucap Razlan dikutip dari Speedweek.
Razlan tidak khawatir dengan situasi Sirkuit Mandalika yang bermasalah usai tes dan jelang MotoGP Mandalika 2022.
Pria yang mundur dari jabatan CEO Sirkuit Sepang usai MotoGP 2021 itu yakin Sirkuit Mandalika bisa menyelesaikan masalah karena mendapatkan dukungan dari pemerintah Indonesia.
Baca Juga:
ITDC: Kontrak MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika dengan Dorna Berlaku Hingga 2031
"Mereka mendapat semua dukungan yang mereka butuhkan, terutama dari pemerintah. Sama seperti yang kami lakukan ketika kami memulai Sirkuit Sepang," ujar mantan bos Petronas Yamaha itu.
Sebanyak 100 ribu penonton diprediksi akan hadir di Sirkuit Mandalika saat ajang MotoGP Mandalika pada 18-20 mendatang.
Namun sebelumnya Sirkuit Mandalika harus melakukan pembenahan.