Ia menjelaskan bahwa ORADO akan memperkuat koordinasi dengan seluruh 38 pengurus provinsi ORADO di Indonesia, termasuk mempersiapkan seleksi nasional atlet domino.
"Kita akan menyeleksi atlet dari daerah naik ke provinsi hingga adanya kejurnas di tahun ini (2026). Besok kita langsung Rakernas lanjut pelatihan wasit dan sosialisasi segala peraturan dan regulasi dan pengprov juga saya harap berlomba-lomba membuat turnamen," katanya.
Baca Juga:
Kolaborasi Kemenpar dan Kemenpora Dorong Pengembangan Sports Tourism Berkelanjutan
Yooky juga menyebutkan bahwa saat ini ORADO telah mengantongi rekomendasi dari KONI, KOI, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Meski demikian, masih terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi untuk memperoleh pengakuan resmi secara penuh.
"Kita baru mendapat rekomendasi dari KONI, KOI dan Kemenpora untuk menjadi resminya tentu kita harus memenuhi persyaratan yang ada, jadi kita akan penuhi itu. Yang penting kita akan menghapus stigma negatif di masyarakat dan membuat domino naik kelas tahap demi tahap," jelasnya.
Baca Juga:
Target Terlewati, Bulutangkis Indonesia Tampil Perkasa di SEA Games 2025
Deklarasi dan Rakernas I ORADO periode 2026–2030 mengusung tema “Konsolidasi dan Penguatan Fondasi Organisasi ORADO sebagai Federasi Olahraga Domino yang Profesional dan Berprestasi”.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pengurus Besar ORADO, 38 Pengurus Provinsi ORADO, 309 Pengurus Kabupaten/Kota ORADO, serta 45 perwakilan wasit dari seluruh Indonesia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.