WAHANANEWS.CO, Jakarta – Persita Tangerang resmi menambah amunisi untuk menghadapi kompetisi musim 2026/27.
Klub berjuluk Pendekar Cisadane tersebut mengumumkan perekrutan gelandang asal Spanyol, Tyronne del Pino, yang didatangkan dengan status bebas transfer.
Baca Juga:
Resmi Berpisah, Bae Sin Yeong Akhiri Pengabdian Lima Musim Bersama Persita
Tyronne sebelumnya memperkuat Malut United FC pada musim 2025/26.
Kehadirannya diharapkan dapat memberikan tambahan kreativitas sekaligus pengalaman bagi lini tengah Persita dalam menghadapi ketatnya persaingan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pemain berusia 35 tahun itu bukan sosok asing bagi pencinta sepak bola Indonesia. Tyronne memiliki rekam jejak cukup mentereng selama berkarier di Liga 1.
Baca Juga:
Tiga Pilar Persita Dapat Panggilan Timnas, Siap Bela Indonesia, Guinea Khatulistiwa, dan Kirgistan
Ia bahkan pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga 1 musim 2024/25 ketika membantu Persib Bandung meraih gelar juara.
Dengan bergabungnya Tyronne, Persita kini memiliki 10 pemain asing dalam komposisi skuad mereka untuk musim 2026/27.
Kepastian bergabungnya pemain kelahiran Las Palmas tersebut disampaikan melalui akun resmi klub pada Minggu, 9 Agustus 2026.
"Welcome yo your new Home, Tyronne Del Pino!" kata pernyataan akun resmi Persita.official, Minggu 9 Agustus 2026.
Pernah Menimba Ilmu di Akademi Las Palmas
Tyronne del Pino lahir di Las Palmas, Spanyol. Ia mengawali perjalanan sepak bolanya melalui akademi UD Las Palmas, sebelum mulai mendapatkan kesempatan tampil di level senior.
Debutnya bersama tim cadangan Las Palmas terjadi pada musim 2010/11 ketika klub tersebut berkompetisi di Tercera División.
Tidak lama berselang, Tyronne mendapat kesempatan mencicipi pertandingan profesional bersama tim utama.
Pada 11 Desember 2010, ia menjalani pertandingan profesional pertamanya bersama Las Palmas di kompetisi Segunda División.
Setelah itu, Tyronne menjalani sejumlah masa peminjaman untuk mendapatkan menit bermain dan pengalaman lebih banyak.
Dalam periode 2013 hingga 2017, ia sempat memperkuat Barakaldo, Huesca, dan Tenerife dengan status pinjaman.
Setelah masa peminjaman tersebut berakhir, Tyronne kemudian melanjutkan karier secara permanen bersama Tenerife.
Berpengalaman Berkarier di Luar Spanyol
Perjalanan karier Tyronne kemudian membawanya keluar dari Spanyol. Pada 2019, ia bergabung dengan klub Yunani, PAS Lamia.
Selama memperkuat klub tersebut, Tyronne mencatatkan 69 penampilan dengan kontribusi dua gol dan delapan assist.
Pengalamannya di kompetisi Eropa menjadi salah satu modal berharga yang dibawanya ketika kemudian melanjutkan petualangan ke Asia.
Setelah dari Yunani, Tyronne melanjutkan karier di sejumlah klub Asia.
Ia tercatat pernah memperkuat Nakhon Ratchasima dan Ratchaburi di Thailand, sebelum kemudian berkarier di Indonesia bersama Persib Bandung dan Malut United.
Pernah Antar Persib Juara Liga 1
Nama Tyronne semakin dikenal di Indonesia setelah menjadi bagian dari skuad Persib Bandung.
Ia memainkan peran penting dalam perjalanan Maung Bandung hingga berhasil meraih gelar juara Liga 1 2024/25.
Penampilan konsistennya pada musim tersebut membuat Tyronne mendapat penghargaan sebagai pemain terbaik Liga 1 2024/25.
Setelah meninggalkan Persib, Tyronne bergabung dengan Malut United.
Bersama klub tersebut, performanya tetap terjaga. Pada musim lalu, ia mencatatkan 10 gol dan 12 assist dari 32 pertandingan.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Tyronne tidak hanya mampu menjalankan peran sebagai pengatur permainan, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam menciptakan peluang dan menghasilkan gol.
Segera Gabung Pemusatan Latihan Persita
Setelah resmi menjadi bagian dari Persita, Tyronne dijadwalkan bergabung dengan rekan-rekan barunya dalam pemusatan latihan di Yogyakarta.
Kehadiran gelandang berpengalaman tersebut menjadi tambahan penting bagi skuad yang dipersiapkan pelatih Carlos Pena untuk menghadapi musim 2026/27.
Pengalaman Tyronne bermain di sejumlah kompetisi dan klub berbeda diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Persita, terutama dalam meningkatkan kreativitas serta produktivitas lini tengah.
Dengan komposisi 10 pemain asing dan sejumlah pemain lokal yang dimiliki, Persita bertekad membangun skuad kompetitif untuk menghadapi persaingan musim baru.
Kehadiran Tyronne pun diharapkan menjadi salah satu faktor yang dapat membantu Pendekar Cisadane meraih hasil maksimal dan bersaing di papan atas kompetisi.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]