Prestasi ini melengkapi rentetan kemenangan Caladangan yang sebelumnya telah menjuarai dua balapan Grade 1 (G1) secara berturut-turut, yakni King George VI and Queen Elizabeth Stakes serta Grand Prix de Saint-Cloud.
Deretan gelar itu membuat Caladangan datang ke Jepang sebagai salah satu kandidat terkuat, dan ia membuktikannya dengan penampilan yang konsisten dari start hingga garis akhir.
Baca Juga:
Tumbangkan Spanyol, Italia Ukir Rekor Bersejarah Tiga Kali Juara Piala Davis
Gelaran Japan Cup 2025 juga diwarnai insiden unik di awal balapan. Sesaat setelah pintu start terbuka, joki asal Jepang, Yuga Kawada, terjatuh dari kuda Admire Terra akibat kehilangan keseimbangan.
Meski tanpa joki, Admire Terra tetap berlari kencang hingga mencapai garis finish dan bahkan melampaui Caladangan.
Namun, sesuai regulasi pacuan kuda internasional, kuda yang berlari tanpa joki otomatis didiskualifikasi, sehingga kemenangan sah tetap menjadi milik Caladangan.
Baca Juga:
PORDASI Umumkan Jadwal Kejurnas Pacuan Kuda Seri II di Sultan Agung
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.