WAHANANEWS.CO, Jakarta - Petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, memastikan langkah ke babak semifinal Miami Open 2026 setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Hailey Baptiste, dalam dua set langsung.
Sabalenka meraih kemenangan dengan skor identik 6-4, 6-4 dalam pertandingan berdurasi sekitar 80 menit yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Kamis (26/3/2026).
Baca Juga:
Pemerintah Salurkan BSPS 2026, 19 Rumah di Humbang Hasundutan Siap Diperbaiki
Hasil tersebut membawa petenis asal Belarus itu kembali menembus semifinal Miami Open untuk dua musim berturut-turut.
Meski kalah, Baptiste tampil cukup solid dan mampu memberikan perlawanan sengit di hadapan publik sendiri.
Namun, Sabalenka menunjukkan kualitasnya sebagai petenis papan atas dengan memanfaatkan momen-momen krusial secara efektif sepanjang pertandingan.
Baca Juga:
Program SUGT 2026 Resmi Dibuka, Pemerintah Perkuat Ekosistem Pendidikan Menuju Indonesia Emas
Ia berhasil menyelamatkan sejumlah break point penting sekaligus menekan lawannya hingga melakukan kesalahan di titik-titik penentuan.
Konsistensi dan ketajaman pukulan menjadi kunci kemenangan Sabalenka dalam laga ini.
Ia menutup pertandingan dengan pukulan forehand menyilang yang tidak mampu dikembalikan oleh Baptiste.
Pada babak semifinal, Sabalenka akan menghadapi unggulan ketiga, Elena Rybakina, dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit.
Rybakina sendiri melaju ke semifinal usai menyingkirkan petenis tuan rumah lainnya, Jessica Pegula.
Dalam pertandingan perempat final, Rybakina menang dengan skor 2-6, 6-3, 6-4 setelah sempat tertinggal di set pertama.
Kemenangan tersebut menunjukkan mental kuat Rybakina yang mampu bangkit dan membalikkan keadaan.
Hasil ini juga memperpanjang catatan dominasi Rybakina atas Pegula, dengan lima kemenangan beruntun dalam tujuh bulan terakhir.
Pertemuan antara Sabalenka dan Rybakina di semifinal akan menjadi duel ketiga mereka sepanjang musim 2026.
Kedua petenis sejauh ini sama-sama mengantongi satu kemenangan, sehingga laga nanti diprediksi berlangsung ketat dan menentukan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]