Ia menambahkan bahwa pendekatan desentralisasi ini bertujuan menjangkau seluruh komunitas secara merata.
“Dengan acara gratis di setiap wilayah, semua orang bisa ikut merasakan kebahagiaan ini,” ujar wali kota berusia 34 tahun tersebut.
Baca Juga:
Wasit Wanita Kembali Bertugas di Piala Dunia 2026, FIFA Tunjuk Enam Nama
Sementara itu, Gubernur Kathy Hochul menyampaikan kesiapan New York dalam menyambut kedatangan penggemar dari berbagai penjuru dunia.
Ia menilai distribusi acara ke lima wilayah menjadi simbol kuat kebersamaan lintas komunitas.
“Warga New York siap menyambut penggemar dari seluruh dunia dan menjadi bagian dari momen bersejarah ini. Acara gratis ini menghadirkan semangat pertandingan ke setiap komunitas sekaligus mempererat kebersamaan,” kata Hochul.
Baca Juga:
FIFA Dikritik Soal Harga Tiket Mahal, Tembus Ribuan Dolar
Konsep ini sekaligus menegaskan komitmen menghadirkan perayaan yang inklusif.
Warga dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, maupun budaya dapat merasakan atmosfer Piala Dunia tanpa harus datang langsung ke stadion utama.
Selain itu, sejumlah ruang publik strategis dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan guna memastikan akses yang mudah dan nyaman.