WAHANANEWS.CO, Jakarta – Kiper veteran Cape Verde, Josimar Évora Dias atau yang lebih dikenal dengan nama Vozinha, akhirnya tiba di Chile untuk menuntaskan proses kepindahannya ke klub raksasa lokal, Colo-Colo.
Penjaga gawang berusia 40 tahun tersebut sebelumnya harus menghadapi sejumlah kendala yang membuat kedatangannya ke Chile mengalami penundaan hingga beberapa kali.
Baca Juga:
Barcelona Naikkan Tawaran untuk Rodri, Manchester City Mulai Buka Pintu Transfer
Vozinha tiba di Bandara Santiago pada Minggu malam waktu setempat.
Kehadirannya langsung mendapat sambutan hangat dari puluhan hingga ratusan pendukung Colo-Colo yang telah menantikan kedatangannya.
Para penggemar tampak antusias menyambut kiper yang baru saja mencuri perhatian dunia setelah tampil bersama tim nasional Cape Verde di Piala Dunia 2026.
Baca Juga:
Jorge Messi Tutup Usia, Lionel Messi Kehilangan Sosok Penting dalam Kariernya
Vozinha pun mengaku senang akhirnya dapat tiba di Chile dan bertemu langsung dengan para pendukung klub barunya.
"Saya sangat senang berada di sini. Saya juga ingin berterima kasih kepada para penggemar atas kesabaran mereka selama menunggu kedatangan saya," ujar Vozinha kepada wartawan, dikutip dari TRT Africa, Minggu, 9 Agustus 2026.
Colo-Colo sejatinya telah mengumumkan perekrutan Vozinha sejak 24 Juli 2026. Namun, proses kepindahan tersebut belum dapat segera diselesaikan karena adanya persoalan administrasi serta urusan pribadi sang pemain.
Kondisi tersebut membuat jadwal kedatangan Vozinha ke Chile sempat tertunda hingga tiga kali.
Kedatangannya ke Colo-Colo menjadi semakin menarik perhatian karena Vozinha baru saja menjalani turnamen besar bersama Cape Verde.
Ia menjadi salah satu pemain yang mencatat sejarah dalam perjalanan negaranya di Piala Dunia 2026.
Pada turnamen tersebut, Vozinha tercatat sebagai pemain tertua yang tampil dalam pertandingan debut Cape Verde di ajang Piala Dunia.
Meski telah berusia 40 tahun, pengalaman dan ketenangannya di bawah mistar tetap membuatnya mampu bersaing di level tertinggi.
Vozinha juga menunjukkan performa yang cukup menonjol ketika menghadapi sejumlah tim kuat.
Ia dipercaya menjaga gawang Cape Verde dalam pertandingan melawan Spanyol, Uruguay, dan Argentina. Namun, perjalanan Cape Verde akhirnya terhenti di babak 32 besar.
Penampilan Vozinha di Piala Dunia 2026 turut mendongkrak popularitasnya secara signifikan.
Dampaknya bahkan terlihat dari jumlah pengikutnya di media sosial Instagram.
Sebelum tampil di turnamen tersebut, pengikut Vozinha disebut masih berada di bawah 50 ribu akun.
Kini, jumlah tersebut telah melonjak hingga lebih dari 29,5 juta pengikut.
Setelah mengakhiri kiprahnya bersama Chaves yang berkompetisi di kasta kedua Liga Portugal, Vozinha kini memulai petualangan baru di Amerika Selatan.
Kepindahannya ke Colo-Colo menjadi kesempatan bagi sang kiper untuk kembali merasakan persaingan di level klub setelah perjalanan panjang dalam karier profesionalnya.
Di Colo-Colo, pengalaman Vozinha diharapkan dapat memberikan tambahan kekuatan, khususnya di sektor pertahanan.
Klub tersebut tengah berusaha mempertahankan posisi teratas di Liga Chile dan membutuhkan pemain berpengalaman untuk menghadapi persaingan pada sisa musim.
Sebelum resmi diperkenalkan sebagai pemain Colo-Colo, Vozinha terlebih dahulu akan menjalani pemeriksaan medis.
Setelah dinyatakan lolos, ia akan menandatangani kontrak yang telah disepakati kedua belah pihak.
Berdasarkan kesepakatan awal, Vozinha akan dikontrak selama enam bulan.
Dalam kesepakatan tersebut terdapat opsi perpanjangan kontrak hingga 12 bulan berikutnya, sehingga masa baktinya bersama Colo-Colo berpotensi berlangsung lebih lama apabila kedua pihak sepakat melanjutkan kerja sama.
Setelah seluruh proses administrasi dan pemeriksaan medis rampung, Vozinha dijadwalkan bergabung dengan skuad Colo-Colo untuk mengikuti sesi latihan.
Klub juga berencana memperkenalkannya secara resmi kepada publik sebagai bagian dari upaya memperkuat tim dalam menghadapi sisa kompetisi.
Kehadiran Vozinha disambut dengan ekspektasi tinggi oleh para pendukung Colo-Colo.
Pengalaman panjangnya bersama tim nasional Cape Verde dan kiprahnya menghadapi sejumlah pemain serta tim papan atas dunia diharapkan mampu memberikan pengaruh positif terhadap performa klub.
Jika mampu mempertahankan posisi terbaik sekaligus mengamankan gelar domestik, Colo-Colo memiliki peluang untuk kembali tampil di Copa Libertadores musim depan.
Karena itu, pengalaman dan kualitas Vozinha diharapkan dapat menjadi salah satu modal penting bagi klub dalam mengejar target tersebut.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]