Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi, diskusi, dan aktualisasi gagasan generasi muda dari berbagai daerah.
Untuk mendorong partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan bangsa, Kemenpora turut menyiapkan program lomba debat dan pidato.
Baca Juga:
Menpora Buka Peluang Provinsi Penyangga untuk PON 2028, Tunggu Keputusan KONI
Program ini menjadi wadah bagi anak muda untuk menyampaikan ide, gagasan, serta pemikiran kritisnya demi kemajuan Indonesia.
"Untuk program kepemudaan kita ingin fokus menjalankan program yang sesuai dengan kondisi anak muda. Seperti Youth Camp, Indonesia Youth Summits hingga lomba debat dan pidato untuk anak muda," kata Menpora Erick.
Di bidang keolahragaan, Menpora Erick menegaskan bahwa peningkatan prestasi atlet tetap menjadi prioritas utama, terutama dalam menghadapi ajang internasional seperti Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games.
Baca Juga:
Kemenpora Matangkan Strategi Hadapi Tantangan SEA Games 2027 di Malaysia
Di sisi lain, pemerintah juga tengah menggodok skema dana pensiun atlet agar para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa mendapatkan jaminan kesejahteraan setelah pensiun dari dunia olahraga.
Selain penguatan internal, Kemenpora juga terus memperluas sinergi lintas kementerian untuk membangun ekosistem olahraga nasional yang berkelanjutan.
Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kementerian UMKM, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).