WAHANANEWS.CO, Jakarta - MotoGP resmi mengumumkan penundaan pelaksanaan seri Grand Prix (GP) Qatar 2026.
Balapan yang semula dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Lusail pada 10–12 April 2026 tersebut kini dipastikan akan digelar pada 8 November 2026.
Baca Juga:
Fabio Quartararo Alami Patah Jari Saat Tes Pramusim MotoGP Sepang
Perubahan jadwal ini dilakukan setelah penyelenggara melakukan evaluasi terhadap kondisi geopolitik yang masih belum stabil di kawasan Timur Tengah.
Situasi keamanan yang dinilai belum sepenuhnya kondusif membuat pihak penyelenggara memutuskan untuk memindahkan seri balapan tersebut ke akhir musim demi menjaga keselamatan seluruh pihak yang terlibat.
MotoGP menyatakan bahwa keputusan penjadwalan ulang ini diambil setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk federasi olahraga, promotor balapan, serta otoritas pemerintah di Qatar.
Baca Juga:
Menuju MotoGP 2026, Tim-Tim Andalkan Kepala Kru Berpengalaman
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa setiap seri kejuaraan dunia MotoGP dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan memenuhi standar penyelenggaraan internasional.
Dalam keterangannya, pihak MotoGP menegaskan bahwa keselamatan pembalap, kru tim, ofisial, hingga para penonton menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya eskalasi konflik di beberapa wilayah Timur Tengah.
Di sisi lain, perubahan jadwal GP Qatar membuat kalender balap pada paruh kedua musim MotoGP 2026 menjadi lebih padat.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, penyelenggara melakukan penyesuaian dengan memundurkan dua seri terakhir musim ini, yakni GP Portugal di Portimao dan GP Valencia, masing-masing selama satu pekan dari jadwal sebelumnya.
Dengan penyesuaian tersebut, seri penutup MotoGP 2026 kini dijadwalkan berlangsung pada 29 November di Valencia.
Setelah balapan terakhir musim ini, MotoGP juga diperkirakan akan menggelar sesi tes pascamusim yang menjadi bagian penting dalam pengembangan motor generasi baru berkapasitas 850cc.
Meski belum diumumkan secara resmi, tes tersebut diprediksi berlangsung pada Selasa, 1 Desember 2026.
CEO MotoGP, Carmelo Ezpeleta menegaskan bahwa perubahan jadwal ini bukan keputusan yang diambil secara terburu-buru.
Menurutnya, pihak penyelenggara telah mempertimbangkan berbagai aspek sebelum akhirnya menetapkan jadwal baru bagi GP Qatar.
“Keputusan ini diambil dengan sangat hati-hati serta melalui koordinasi penuh dengan para mitra kami di Qatar. Prioritas kami selalu keselamatan dan kesejahteraan semua yang terlibat di MotoGP, sekaligus memastikan setiap GP dapat terselenggara dengan standar setinggi mungkin," katanya.
Meski terdapat perubahan pada GP Qatar, penyelenggara memastikan bahwa seri lainnya dalam kalender MotoGP 2026 tetap berlangsung sesuai rencana yang telah ditetapkan sebelumnya.
Hal ini dilakukan agar jalannya kompetisi tetap berjalan normal dan tidak mengganggu keseluruhan rangkaian musim balap.
Bagi para penggemar yang telah membeli tiket untuk menyaksikan GP Qatar pada jadwal awal, MotoGP juga memberikan kepastian terkait penggunaan tiket tersebut.
Penonton diberi pilihan untuk menggunakan kembali tiketnya pada jadwal baru yang akan berlangsung pada November mendatang.
“Kami juga memahami pentingnya memberikan kejelasan kepada para penggemar secepat mungkin. Para pemegang tiket akan diberikan kesempatan untuk mengalihkan atau menggunakan kembali tiketnya pada di balapan berikutnya," ujar Ezpleta.
Penundaan GP Qatar ini menjadi salah satu dampak dari situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang turut memengaruhi sejumlah ajang olahraga internasional, termasuk kompetisi motorsport.
Beberapa event balap lainnya di wilayah tersebut juga mengalami perubahan jadwal bahkan pembatalan, sebagai langkah antisipasi demi menjamin keselamatan seluruh peserta dan penonton.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]