"Saya berharap karena ini jauh-jauh hari kita bisa masuk untuk kerjasamakan, karena di TV itu harus pintar kreatif Pak Wamen. Kita ikut aja Pak Wamen intinya. Sebagai info, di 2026 ini kami sedang mengembangkan draft kerjasama untuk balap motor bebek di daerah-daerah," urainya.
Ia juga menegaskan pentingnya dukungan institusi pemerintah dalam memperkuat nilai tawar sebuah program kepada sponsor dan mitra strategis.
Baca Juga:
Klub Korea Selatan Pilih Bali, Bukti Kuat Daya Saing Sport Tourism Indonesia
"Jadi, seumpama jika kita ingin tawarkan ke pihak lain ada Kemenpora di belakang kita itu lebih baik dan kami pasti support lebih baik dari tahun sebelumnya. Dan jika ada program apapun di Kemenpora baik itu offline kita juga siap kolaborasi, seperti awarding apapun yang temanya pemuda dan olahraga," imbuhnya.
Menurut Fahmi, momentum 2026 menjadi sangat penting karena selain berbagai agenda kepemudaan yang menyasar kampus-kampus, juga akan berlangsung ajang olahraga besar tingkat Asia.
"Intinya ingin membuat industri ini lebih bergairah. Apalagi di 2026 juga ada Asian Games dan banyak program kepemudaan yang masuk ke kampus-kampus. Intinya kita pasti dukung program kepemudaan dan olahraga Kemenpora," pungkasnya.
Baca Juga:
Indonesia Dorong Peran Generasi Muda dalam Keketuaan D-8 2026–2027
Menanggapi hal tersebut, Wamenpora Taufik Hidayat menyambut baik inisiatif Garuda TV dan membuka peluang kolaborasi sepanjang sejalan dengan visi dan program prioritas Kemenpora, terutama dalam memperluas jangkauan pembinaan pemuda dan olahraga hingga ke daerah.
"Untuk tahun ini ada beberapa program seperti sepak bola Piala Presiden U10-U12 antar SSB dan beberapa program untuk bulutangkis. Mungkin nanti kita bisa kembangkan, untuk lebih jauhnya bisa hitam diatas putihnya biar lebih nyaman. Jadi, kita intinya profesional saja," tutur Wamenpora.
Ia menjelaskan, banyak agenda Kemenpora yang potensial untuk dikemas bersama media, seperti peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) dan Hari Sumpah Pemuda (HSP).