Tak hanya perubahan di sektor kepelatihan, Milan juga melakukan perombakan di level manajemen.
Sejumlah petinggi klub memilih meninggalkan jabatannya setelah kegagalan tim mencapai target musim lalu.
Baca Juga:
AC Milan Hentikan Tren Sempurna Napoli, Menang 2-1 Meski Bermain dengan 10 Pemain
Direktur olahraga Igli Tare dan CEO Giorgio Furlani termasuk dalam daftar petinggi yang hengkang.
Selain itu, direktur teknis Geoffrey Moncada juga tidak lagi menjadi bagian dari struktur klub dalam era baru yang sedang dibangun Rossoneri.
Kembalinya Amorim ke dunia kepelatihan turut membawa dampak positif bagi mantan klubnya, Manchester United.
Baca Juga:
Chelsea Akhiri Persiapan Musim dengan Kemenangan Meyakinkan atas AC Milan
Dengan Amorim kembali bekerja di klub lain, beban kompensasi yang sebelumnya harus ditanggung klub Liga Inggris tersebut menjadi lebih ringan.
Seperti diketahui, Amorim dipecat Manchester United pada Januari 2026 bersama seluruh staf kepelatihannya setelah serangkaian hasil yang tidak memuaskan.
Saat itu, kedua belah pihak menyepakati paket kompensasi pemutusan kontrak senilai 16,7 juta poundsterling.