Meski peluncurannya berlangsung meriah dan mendapat perhatian dunia karena keterlibatan Paus Leo XIV, respons pasar terhadap mobil listrik pertama Ferrari ini justru cenderung dingin.
Saham Ferrari tercatat anjlok 8,4% dalam perdagangan di Milan setelah peluncuran tersebut. Sementara saham Ferrari di Amerika Serikat turun 5,3%.
Baca Juga:
Polda Jambi Tanam Pohon dalam Road to Presisi Merdeka Run 2026, Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan
Kritik juga bermunculan dari pengamat otomotif dan warganet yang menilai desain Luce tidak lagi merepresentasikan karakter khas Ferrari. Editor-at-Large Autocar Matt Prior menilai mobil listrik tersebut terlihat lebih tinggi dan kurang ramping dibanding model Ferrari konvensional karena penempatan baterai di bawah lantai kendaraan.
Menurutnya, perubahan desain itu menjadi tantangan besar bagi Ferrari yang selama ini identik dengan mobil sport berprofil rendah dan tampilan dinamis. Prior menyebut adaptasi menuju kendaraan listrik kemungkinan akan lebih sulit bagi Ferrari dibanding produsen otomotif lain karena kuatnya identitas desain merek tersebut.
Ferrari sendiri sebelumnya telah menginvestasikan miliaran euro untuk pengembangan kendaraan listrik. Namun perusahaan kini mulai lebih hati-hati setelah memangkas target kontribusi mobil listrik penuh dalam lini produknya pada 2030 dari 40% menjadi 20%.
Baca Juga:
Hamilton Kena Penalti Lima Posisi, Ferrari Hadapi Tekanan Berat di Monza
Peluncuran Luce berlangsung di tengah pasar mobil listrik global yang masih penuh tantangan. Sejumlah produsen otomotif dunia mulai mengurangi agresivitas elektrifikasi akibat melambatnya permintaan dan tingginya biaya pengembangan EV.
Meski demikian, Badan Energi Internasional (IEA) mencatat penjualan mobil listrik global mencapai 20 juta unit tahun lalu atau setara satu dari empat mobil baru yang terjual di dunia.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.