WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) semakin mengintensifkan upaya kolaborasi internasional, khususnya dalam pengembangan kecerdasan artifisial (AI).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mendorong transformasi pendidikan tinggi, penguatan riset, serta akselerasi inovasi nasional agar mampu bersaing di tingkat global.
Baca Juga:
Momentum Hari Bumi, RI dan Uni Eropa Percepat Transisi Energi Lewat Inovasi Hijau
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan strategis antara Kemdiktisaintek dengan perwakilan Pemerintah Prancis serta akademisi dari Paris-Saclay University yang digelar di kantor Kemdiktisaintek pada Senin (27/4/2026).
Pertemuan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kunjungan akademik dan dialog yang dilakukan pihak internasional ke sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.
Dalam konteks pengembangan teknologi mutakhir, Kemdiktisaintek memandang kerja sama lintas negara sebagai elemen krusial untuk mempercepat peningkatan kapasitas riset nasional.
Baca Juga:
Kemdiktisaintek dan PLN Bersinergi Kembangkan Energi Surya untuk Masa Depan
Selain itu, kolaborasi ini juga diharapkan mampu memperkuat pengembangan sumber daya manusia unggul, memperluas pertukaran pengetahuan, serta mendorong inovasi di bidang teknologi strategis, terutama kecerdasan artifisial.
Dalam audiensi tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan pentingnya memperkuat fondasi keilmuan sebagai pilar utama kemajuan AI.
Ia menyoroti peran vital disiplin ilmu seperti matematika, komputasi, dan pengembangan algoritma dalam membangun sistem AI yang andal dan berkelanjutan.