WAHANANEWS.CO, Jakarta - Video yang beredar memperlihatkan sebuah benda bercahaya berwarna putih melintas dengan kecepatan tinggi di langit Tol JORR arah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Lintasan benda tersebut terlihat bergerak dari arah selatan menuju utara sehingga memunculkan berbagai spekulasi dari warganet mengenai objek yang melintas di langit malam.
Baca Juga:
METEOR Meledak di Danau Checuho! Sabet Juara 1 Bidar HUT Muara Enim ke-79
Profesor Astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memastikan fenomena tersebut merupakan meteor yang juga sempat terlihat di wilayah Bekasi, Jawa Barat.
"Itu kejadian kemarin malam yang juga teramati di Tol Bekasi," ujar Thomas, Minggu (12/7/2026).
Menurut Thomas, meteor tersebut melintas pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 21.22 WIB dan berada pada ketinggian yang masih cukup tinggi ketika memasuki atmosfer Bumi.
Baca Juga:
Lokasi Dugaan Meteor Jatuh di Cirebon Diselidiki Polisi
"Meteor besar melintas dari Laut Jawa terdeteksi di Bekasi sekitar pukul 21.22.35 WIB. Meteor ini masih cukup tinggi sehingga terlihat relatif kecil dan berwarna putih," ungkap Thomas.
Ia menjelaskan meteor berasal dari batuan antariksa yang memiliki lintasan orbit berpapasan dengan orbit Bumi.
Ketika memasuki atmosfer pada ketinggian sekitar 120 kilometer, batuan tersebut mengalami gesekan yang sangat kuat sehingga memanas dan tampak sebagai cahaya terang dari permukaan Bumi.
Fenomena yang terekam di kawasan Tol JORR dipastikan merupakan meteor yang sama dengan yang terlihat dari wilayah Bekasi karena lintasannya masih dapat diamati dari beberapa lokasi.
"Iya, meteor yang sama dengan yang terlihat di JORR. Yang ukurannya relatif kecil tidak berbahaya dan sudah sering terjadi," tutup Thomas.
Thomas menjelaskan kemunculan meteor berukuran kecil merupakan fenomena alam yang cukup sering terjadi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir apabila kembali melihat peristiwa serupa.
Meteor-meteor kecil umumnya akan habis terbakar di atmosfer sebelum mencapai permukaan Bumi sehingga tidak menimbulkan ancaman bagi masyarakat.
Fenomena tersebut kembali menjadi pengingat bahwa langit Indonesia kerap dilintasi benda-benda antariksa berukuran kecil yang menghasilkan cahaya terang sesaat ketika memasuki atmosfer.
[Redaktur: Sandy]