WahanaNews.co | Segenap masyarakat Tionghoa di Indonesia akan rayakan Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili pada Minggu, 23 Januari 2023.
Perayaan tersebut tak hanya identik dengan pertunjukkan barongsai, makan bersama keluarga, dan pembagian angpao, tetapi juga guyuran hujan.
Baca Juga:
Atraksi Wushu dan Barongsai Meriahkan Perayaan Imlek, UMKM Panen Omzet
Orang Tionghoa percaya turunnya hujan ketika Imlek membawa keberkahan atau datangnya rezeki bagi mereka.
Sebagian orang juga mempercayai bahwa hujan ketika Imlek adalah jawaban dari persembahyangan mereka di tahun yang baru.
Namun, ternyata ada penjelasan logis mengapa Imlek yang dirayakan setiap tahun seringkali diwarnai dengan guyuran hujan.
Baca Juga:
Personel Polres Labusel Kawal Ibadah Imlek 2577 Kongzili di Kota Pinang Berlangsung Aman dan Kondusif
Berikut penjelasan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG):
Penjelasan BMKG
Senior Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Laode Nurdiyansyah menjelaskan, alasan mengapa Imlek identik dengan hujan.