Pulau baru tersebut memiliki lebar 100 meter, dan titik tertingginya mencapai 20 meter di atas permukaan laut.
Meskipun letusan pada bulan Oktober telah mereda, para ilmuwan memperkirakan bahwa gelombang samudra akan secara bertahap mengikis Niijima.
Baca Juga:
Liburan ke Jepang, Bupati Indramayu Lucky Hakim Disebut Tak Kantongi Izin
Faktanya, letusan baru telah mengguncang pulau kecil tersebut pada akhir November. "Sebagai hasil pengamatan, aktivitas letusan terdeteksi di Niijima, di lepas pantai Okinahama, pantai selatan Iwo Jima," tulis Penjaga Pantai Jepang dalam pengumumannya di X (Twitter) pada 27 November 2023.
Letusan yang terjadi pada 23 November itu menimbulkan abu dan asap membumbung hingga 200 meter ke angkasa.
Rekaman udara menunjukkan ledakan besar material vulkanik, dengan bebatuan dan puing-puing lainnya dari gumpalan gelap berjatuhan ke laut.
Baca Juga:
Liburan Keluarga: Ayu Ting Ting dan Bilqis Terbang ke Jepang
Angin tampaknya meniupkan asap dan abu ke satu arah saat ombak menyapu pantai kepulauan tersebut.
Letusan terbaru mengindikasikan bahwa aktivitas gunung berapi kembali terjadi di perairan sekitar Iwo Jima, setelah mereda sejak Juli 2022.
Dampak letusan terbaru terhadap kelangsungan hidup pulau baru, Niijima, yang terbentuk belum lama ini, masih belum jelas.