WahanaNews.co, Jakarta - Setiap tahun, pada tanggal 18 Maret, Indonesia memperingati Hari Arsitektur. Meskipun tidak banyak yang menyadari atau mengobrol tentangnya, tanggal ini dianggap penting dan dicatat di Perpustakaan Nasional.
Dikutip dari e-journal.uajy.ac.id, menurut Marcus Pollio Vitruvius, arsitektur adalah gabungan dari kekuatan (firmitas), keindahan (venustas), dan fungsi (utilitas).
Baca Juga:
Akselerasi Layanan Digital, Kemenpan RB luncurkan Arsitektur SPBE
Francis DK Ching menggambarkan arsitektur sebagai integrasi ruang, bentuk, teknik, dan fungsi.
Sementara menurut Arsitek Indonesia Mangunwijaya, arsitektur diibaratkan sebagai vastuvidya (wastuwidya) yang berarti ilmu bangunan, termasuk tata bumi, tata gedung, dan tata lalu lintas (dhara, harsya, yana).
Arsitektur adalah seni dan ilmu merancang bangunan. Secara umum, arsitektur melibatkan perencanaan dan pembangunan lingkungan binaan mulai dari tingkat makro seperti perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lanskap, hingga tingkat mikro seperti desain bangunan, desain perabot, dan desain produk. Arsitektur juga mengacu pada hasil dari proses perancangan tersebut.
Baca Juga:
Berikut 6 Bangunan Bersejarah di Indonesia yang Diakui Dunia
Di Indonesia, ada banyak bangunan terkenal yang dirancang oleh arsitek lokal yang memiliki prestasi luar biasa dari masa penjajahan Belanda hingga saat ini.
Melansir Tempo, berikut 8 arsitek terkenal di Indonesia yang dianggap legendaris.
1. Han Awal