Atap hijau, atau taman atap, adalah lapisan vegetatif yang tumbuh di atap. Atap hijau memberikan keteduhan dan menghilangkan panas dari udara melalui evapotranspirasi, mengurangi suhu permukaan atap dan udara sekitarnya.
Atap hijau menyerap panas dan bertindak sebagai isolator, mengurangi energi yang dibutuhkan untuk menyediakan pendinginan dan pemanasan (yang mengurangi tagihan energi), meningkatkan kenyamanan dalam ruangan, dan menurunkan tekanan panas yang terkait dengan gelombang panas.
Baca Juga:
Semangat Tak Surut di Panasnya TMMD Tapteng, Warga dan Satgas Bersinergi Buka Jalan Baru
3. Pasang atap sejuk
Atap yang sejuk (atau reflektif) membantu memantulkan sinar matahari dan panas dari rumah, mengurangi suhu atap. Hal ini memungkinkan rumah tetap sejuk, mengurangi jumlah AC yang dibutuhkan selama hari-hari panas.
Baca Juga:
Alasan Ilmiah Mengapa Indonesia Luput dari Gelombang Panas
Penghematan energi seperti itu juga dapat menghasilkan kualitas udara yang lebih baik di komunitasmu dan lebih sedikit gas rumah kaca yang dipancarkan ke atmosfer.
4. Gunakan peralatan dan perlengkapan hemat energi
Menggunakan peralatan dan perlengkapan yang efisien di rumah dapat membantu meringankan beban jaringan listrik selama gelombang panas, sehingga memastikan pasokan listrik yang lebih baik ke komunitas.