Konflik mulai berkembang ketika Jessie terjebak badai hebat saat mengantar persediaan. Situasi darurat itu memaksa Mason keluar dari persembunyiannya demi menyelamatkan Jessie.
Namun, tindakan tersebut justru mengungkap keberadaan Mason dan menarik perhatian agensi lamanya.
Baca Juga:
Suka Duka Tawa Angkat Luka Keluarga dan Humor di Dunia Komika
Tak lama berselang, satu regu tentara dikirim ke pulau tersebut untuk menangkap Mason.
Dengan kemampuan tempurnya, Mason berhasil melumpuhkan pasukan itu dan melarikan diri bersama Jessie. Mantan atasannya, Manafort, kemudian mengeluarkan perintah untuk menghabisi Mason.
Demi keselamatan Jessie, Mason membawa gadis itu ke sebuah rumah aman milik rekan lamanya. Di tempat persembunyian tersebut, Mason mulai melatih Jessie menggunakan senjata api agar mampu melindungi diri.
Baca Juga:
Animatronik Baru dan Misteri Gelap Warnai Perilisan ‘Five Nights at Freddy’s 2’
Di tengah pelarian, hubungan keduanya pun berkembang menjadi ikatan emosional yang kuat.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika polisi dan para tentara bayaran yang disewa Manafort berhasil melacak lokasi mereka.
Baku tembak tak terhindarkan, dengan Mason kembali harus menghadapi masa lalunya, kali ini dibantu oleh Jessie yang mulai berani melawan.