WAHANANEWS.CO, Jakarta - Last Supper adalah sebuah film sejarah yang mengisahkan tentang pekhianatan kepada Yesus.
Film ini membawa perspektif baru, menawarkan sudut pandang yang baru, yakni dengan menyoroti peristiwa menjelang pengkhianatan terhadap Yesus dari sudut pandang murid-murid-Nya.
Baca Juga:
Misa Kamis Putih di Paroki Santo Yosep Fakfak, Umat Dihantar Menghayati Makna Ekaristi dan Pelayanan
Film ini telah rilis di Amerika Serikat pada 14 Maret 2025. Film ini akan tayang eksklusif film di jaringan bioskop CGV, FLIX, dan CINEPOLIS mulai besok, 21 Maret 2025.
Last Supper termasuk dalam kategori drama sejarah. Dengan membawa unsur religius yang kuat, film ini mendapatkan rating PG-13. Rating ini diberlakukan karena konten yang mengandung adegan kekerasan, gambar berdarah, dan unsur bunuh diri, sehingga disarankan untuk penonton berusia 13 tahun ke atas.
Sinopsis
Baca Juga:
Arti dan Makna Kamis Putih bagi Umat Katolik
Film The Last Supper menggambarkan kisah pengkhianatan yang mendalam, berfokus pada peristiwa menjelang pengkhianatan Yesus. Film ini mengambil sudut pandang murid-murid Yesus yang menyajikan pandangan baru tentang peristiwa bersejarah ini.
Narasi yang kuat dalam film ini menyoroti bagaimana rahasia dan motivasi pribadi para murid terungkap sebelum pengkhianatan besar yang mengubah sejarah.
Alur cerita yang emosional, film ini mengundang penonton untuk merasakan perjalanan spiritual yang dihadapi oleh karakter-karakter yang berada di sekitar Yesus.