Memberikan batas penggunaan gawai pada anak juga perlu dilakukan agar anak tidak hanya terfokus pada dunia yang terdapat di gawai.
Hal ini juga memberikan keseimbangan antara dunia nyata dengan dunia maya.
Baca Juga:
Dianiaya Berulang, Balita di Tangsel Tewas dengan Luka Parah di Perut
Ajak anak untuk melakukan kegiatan positif yang lain. Seperti bermain di taman, berkebun, atau makan bersama.
Hal ini bertujuan mengajak anak juga mengenalkan pada lingkup sosial dan kreativitasnya.
3. Komunikasi secara terbuka pada anak
Baca Juga:
Anak Laki-laki Terlalu Aktif dan Susah Diatur? Ini Strategi Cerdas Mendidiknya
Ketika anak telah mengerti mengenai bermain gawai, berikan nasihat mengenai situs yang boleh diakses maupun video yang boleh ditonton.
Selain itu, jika anak sudah bisa bermain media sosial, ajarkan kepada mereka jika terdapat hal-hal yang mengancamnya atau melakukan pelecehan melalui media sosial tersebut, untuk melapor kepada orangtua maupun guru.
4. Dampingi ketika anak bermain gawai