WAHANANEWS.CO, Jakarta - Musim mudik Lebaran sering membuat banyak orang meninggalkan kendaraan di rumah berhari-hari bahkan berminggu-minggu, namun bagi pemilik motor listrik ada sejumlah langkah penting yang perlu dilakukan agar kendaraan tetap aman dan siap digunakan saat kembali dari perjalanan.
Pengguna motor listrik dianjurkan mempersiapkan kendaraan dengan benar sebelum mudik karena sistem kelistrikan dan baterai memerlukan kondisi tertentu agar tetap optimal selama tidak digunakan.
Baca Juga:
PLN UP3 Garut Dukung Touring Motor Listrik Bandung–Pangandaran
“Motor listrik memiliki sistem teknologi yang memungkinkan pengguna memantau kondisi kendaraan secara lebih mudah. Dengan beberapa langkah sederhana sebelum bepergian, pengguna dapat memastikan motor tetap aman sekaligus siap digunakan kembali setelah kembali dari mudik,” ujar Head of Group Product EV 2-Wheels Polytron, Ilman Fachrian Fadly, melalui rilis pers, Rabu (11/3/2026).
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan saklar Mini Circuit Breaker atau MCB yang kerap dimatikan ketika kendaraan ditinggal lama.
Mematikan MCB sebenarnya tidak perlu dilakukan apabila motor listrik hanya ditinggalkan selama satu hingga dua minggu.
Baca Juga:
PLN UID Jakarta Raya Serahkan 300 Paket Sembako & Beasiswa Rp27 Juta untuk Pahlawan Emisi Ojol Motor Listrik
Dengan sistem tetap aktif, pemilik kendaraan masih dapat memantau posisi terakhir motor melalui sinyal GPS yang terhubung dengan aplikasi sehingga memudahkan pengecekan apabila terjadi sesuatu pada kendaraan.
MCB sendiri merupakan komponen yang berfungsi sebagai pemutus dan penyambung arus listrik antara baterai dan perangkat kelistrikan lain pada motor seperti dinamo.
Komponen tersebut juga berperan sebagai pengaman untuk memutus arus listrik apabila terjadi arus pendek atau korsleting.