WAHANANEWS.CO, Jakarta - International Java Jazz Festival akan kembali menyapa pecinta musik jazz dunia.
Festival musik bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 29–31 Mei 2026 di venue baru, NICE, PIK 2, Tangerang.
Baca Juga:
Polresta Tangerang Buru Panitia Konser TNG Lenfest Pasar Kemis
Menjelang pelaksanaannya, penyelenggara resmi mengumumkan daftar pengisi acara fase pertama yang langsung mencuri perhatian publik.
Salah satu sorotan utama datang dari musisi peraih delapan Grammy Awards, Jon Batiste, yang dipastikan tampil sebagai special show pada hari pertama, Jumat (29/5/2026).
Penampilannya diharapkan menyuguhkan eksplorasi musik jazz klasik yang dipadukan dengan sentuhan modern penuh energi, ciri khas yang telah mengantarkannya menjadi salah satu musisi paling berpengaruh saat ini.
Baca Juga:
Playlist Live Festival 2023: Kembali Hadir, Lebih Lama dan Spektakuler
Special show berikutnya akan diisi oleh wave to earth, band asal Korea Selatan yang tengah naik daun.
Grup ini dikenal lewat karakter musik lo-fi indie pop dengan sentuhan jazz dan R&B yang khas.
Mereka dijadwalkan tampil pada Sabtu (30/5/2026), membawa nuansa hangat dan atmosfer intim bagi penonton.
Selain itu, Java Jazz Festival 2026 juga menghadirkan jajaran musisi internasional lintas genre dan generasi.
Nama-nama seperti Dave Koz & Summer Horns, Lisa Simone, Thee Sacred Soul, Close Counters, Billyrrom, Niko Niko Tan Tan, Citrus Sun, Justin Lee Schultz, JustKing Jones, hingga Yufu turut meramaikan lineup fase pertama.
Deretan band legendaris dunia pun tak ketinggalan, di antaranya Earth, Wind & Fire Experience by Al McKay serta Incognito, yang akan membawa kembali semangat klasik jazz, funk, dan soul ke atas panggung.
Sementara dari musisi Tanah Air, Slank, RAN, Bilal Indrajaya, dan Ziva Magnolya dipastikan menjadi bagian dari pengumuman awal ini.
Kehadiran musisi dari berbagai latar belakang tersebut semakin menegaskan komitmen Java Jazz Festival sebagai panggung musik lintas generasi dan lintas budaya.
Penyelenggara juga memastikan bahwa pengumuman lineup selanjutnya akan disampaikan secara bertahap dalam waktu mendatang.
Memasuki usia ke-21, Java Jazz Festival menandai babak baru dengan mengusung identitas myBCA International Java Jazz Festival 2026.
Perubahan ini menjadi simbol transformasi festival menuju pengalaman yang lebih segar dan relevan dengan perkembangan industri musik global.
“21 tahun adalah perjalanan yang sarat makna. Java Jazz Festival selalu kami maknai sebagai ruang pertemuan budaya, kreativitas, dan generasi," kata Direktur Utama PT Java Festival Production, Dewi Gontha.
"Melalui babak baru ini, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih inklusif dan berkelas dunia untuk semua generasi. Sekaligus menegaskan posisi Java Festival Production sebagai bagian dari ekosistem budaya global yang terus bergerak maju."
Tiket myBCA International Java Jazz Festival 2026 saat ini telah tersedia dan dapat dibeli melalui situs resmi www.javajazzfestival.com.
Informasi terkini terkait festival ini juga dapat diikuti melalui kanal media sosial resmi @javajazzfest.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]