WahanaNews.co | Ribut-ribut kartu vaksin ayahnya, Presiden Jokowi, yang viral dan diekspos ke publik, Gibran Rakabuming Raka yang kini menjabat sebagai Wali Kota Solo, memberi nasihat begini.
"Makanya Saya kan sudah menyarankan kalau sudah divaksin, kartu vaksinnya tak perlu dicetak. Pakai (aplikasi) "PeduliLindungi" saja. Jangan di-screenshoot, jangan di-apload. NIK dan data vaksin disimpen. Nanti takutnya ada yang iseng, nomor KTP ne dinggo (digunakan), sewa VCD atau yang lain," ujar Gibran, Minggu 5 September 2021, yang disambut tawa.
Baca Juga:
Urai Kemacetan Mudik hingga Tangani Banjir, Gibran Dorong Penerapan Teknologi AI
Gibran menyerahkan kasus bocornya kartu vaksin ayahnya ke aparat yang berwenang seperti polisi, Kementerian Kominfo dan sebagainya.
Sementara itu, Polda Metro Jaya sedang memproses kasus pembuatan dan penjualan kartu vaksin Covid-19 ilegal yang terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi.
Dua hari lalu, Twitter membuat heboh dengan beredarnya sertifikat vaksin yang mengatasnamakan Presiden Joko Widodo.
Baca Juga:
Bupati Donggala Laruni Banyak ASN ‘Main Proyek’: Sudah Tahu Siapa Saja
Foto sertifikat vaksinasi Covid-19 dengan tulisan Ir Joko Widodo beredar di lini masa Twitter, Jumat 3 September 2021. Tampilannya seperti umumnya sertifikat vaksin yang kita dapatkan.
Di situ tertulis nama Ir Joko Widodo, lengkap dengan NIK dan tanggal lahir, nomor ID vaksinasi, tanggal vaksinasi, QR Code dan lainnya. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.