WahanaNews.co | Mendaratkan pesawat bukanlah hal yang mudah, terutama saat harus mendarat di Pulau Saba, Karibia, rumah bagi landasan pacu terpendek di dunia.
Bandara Juancho Yrausquin hanya memiliki Panjang sekitar 400 meter untuk landasan pacunya.
Baca Juga:
Terminal Kalideres Cek Kelayakan Bus AKAP Menjelang Nataru
Winair (Windward Islands Airways International) adalah satu-satunya maskapai penerbangan yang berbasis di Saint Martin.
Maskapai ini mengoperasikan armada tujuh pesawat dan melayani Lesser Antilles di timur laut Karibia.
Maskapai ini mengangkut penumpang ke Saba, mendarat dan lepas landas di landasan pacu 400 meter (kira-kira 1.300 kaki) yang terletak di pulau Karibia kecil ini.
Baca Juga:
Ketum TP PKK Pusat Survei Persiapan Operasi Katarak di RSUD Kalideres
Dibangun di sisi gunung di sepanjang medan berbatu, landasan pacu sempit berada di atas tebing dengan air biru Teluk Cove di bawahnya.
Pendaratan yang bikin gigit jari ini hanya dapat dilakukan di pesawat turboprop tertentu yang dilengkapi dan cukup gesit untuk melakukan pemberhentian singkat.
Landasan pacu di Bandara Juancho E Yrausquin Saba dibangun di satu-satunya area datar yang ditemukan di pulau itu, menurut Badan Pariwisata Saba, dan saat ini memegang Rekor Dunia Guinness untuk landasan pacu terpendek yang dapat digunakan secara komersial di dunia.