"Sebuah ide zaman now rebut hati calon mertua," tulis akun @methadinda.
Sebagian netizen juga membandingkan minyak goreng dengan martabak.
Baca Juga:
Skandal Minyakita di Depok: Takaran Palsu dan Tak Pekerjakan Warga Lokal
Seperti diketahui, martabak merupakan salah satu makanan ringan yang sering dibawa orang-orang saat berkunjung.
"Cara baru untuk menarik hati mertua... Sudah nggak zaman martabak," tulis akun @inkierachmanti.
"Sekarang bawa minyak goreng lebih baik daripada bawa martabak," cuit akun @lainnya.
Baca Juga:
Sidak di Solo, Menteri Amran Temukan MinyaKita ‘Disunat’ Lagi
Belakangan ini minyak goreng menjadi barang langka di sejumlah pasar dan toko modern ritel di Indonesia.
Meski pemerintah telah memberikan subsidi minyak goreng menjadi Rp14 ribu per liter sejak awal, kelangkaan masih ditemui di berbagai daerah bahkan kota besar.
Kelangkaan minyak goreng diperparah dengan kemunculan kasus penimbunan yang tertangkap mulai dari Makassar hingga Sumatra Utara.