“Dan kita lewatin gang-gang kecil, aktivitas perjuangan sehari-hari menjadi fokus utama saya pada film,” ujarnya.
Ia juga menekankan peran Fatima sebagai simbol perjuangan perempuan di era revolusi, yang ditampilkan melalui kelembutan serta keteguhan hati.
Baca Juga:
Adaptasi “Wuthering Heights” 2026 Tembus Rp4,1 Triliun, Tawarkan Versi Ramah Disabilitas
Mouly menambahkan bahwa karakter Fatima berkembang selama proses syuting, khususnya melalui diskusi bersama aktris Ariel Tatum, pemeran Fatima.
“Karakter Fatima awalnya tidak memainkan piano, ide itu muncul dari percakapan saya dengan Ariel,” ucapnya.
Baginya, penambahan elemen tersebut memperkaya sisi emosional karakter dan mencerminkan kompleksitas perempuan dalam situasi perang.
Baca Juga:
Joko Anwar Hadirkan Ghost in the Cell, Kisah Napi Hadapi Teror Hantu dan Ketidakadilan
Ia menyebut Perang Kota, yang akan tayang pada 30 April mendatang, sebagai salah satu karya paling istimewa sepanjang kariernya.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.