WAHANANEWS.CO, Jakarta - Aksi nekat dua turis asal Amerika Serikat yang menerobos kandang monyet viral bernama Punch di Jepang berakhir mahal setelah pengadilan menjatuhkan denda puluhan juta rupiah kepada keduanya.
Pengadilan Jepang memutuskan menjatuhkan denda sebesar 300.000 yen atau sekitar Rp33,8 juta kepada masing-masing pelaku setelah mereka terbukti memasuki area terlarang di Kebun Binatang Kota Ichikawa, Prefektur Chiba.
Baca Juga:
Fakta Sejarah yang Jarang Diketahui: Babi Pernah Mendominasi Meja Makan Orang Arab
Kasus tersebut menjadi perhatian luas karena melibatkan Punch, bayi monyet yang sebelumnya viral dan mendapat simpati masyarakat dunia berkat kisah hidupnya yang menyentuh.
Dilansir dari media Jepang, Minggu (7/6/2026), Kantor Kejaksaan Distrik Chiba menyatakan kedua pria tersebut didakwa karena mengganggu operasional kebun binatang dan telah membayar denda yang dijatuhkan kepada mereka.
Berdasarkan dakwaan, polisi Prefektur Chiba menangkap kedua warga negara Amerika Serikat itu pada Sabtu (17/5/2026) setelah diduga bekerja sama melakukan aksi penyusupan ke area habitat monyet di kebun binatang tersebut.
Baca Juga:
Jangan Terlewat, Seleksi Anggota Badan Supervisi OJK Dibuka Sampai 12 Juni 2026
Salah satu pelaku diketahui memanjat pagar pembatas sambil mengenakan kostum karakter tertentu, sedangkan rekannya bertugas merekam seluruh aksi yang dilakukan.
Aksi tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memicu kecaman publik karena dinilai membahayakan satwa sekaligus mengganggu aktivitas kebun binatang.
Dalam rekaman yang beredar, sejumlah monyet terlihat berlarian dan menunjukkan tanda-tanda ketakutan akibat kehadiran orang asing yang masuk ke area kandang mereka.
Beruntung, kedua pelaku tidak sempat mendekati Punch karena petugas kebun binatang segera bertindak dan mengamankan mereka sebelum situasi berkembang lebih jauh.
Penyelidikan juga mengungkap bahwa kedua pria tersebut sempat memberikan keterangan yang tidak benar kepada aparat mengenai identitas mereka ketika pertama kali diamankan.
Nama Punch sendiri sudah lama dikenal publik internasional setelah kisahnya dibagikan oleh pihak kebun binatang melalui berbagai platform media sosial.
Saat masih bayi, Punch diketahui ditinggalkan dan ditolak oleh induknya sehingga harus mendapatkan perawatan khusus dari para penjaga kebun binatang.
Untuk membantu proses adaptasi dan memberikan rasa nyaman, para perawat kemudian memberikan sebuah boneka orangutan sebagai pendamping bagi Punch.
Momen mengharukan ketika Punch menyeret boneka monyet IKEA yang ukurannya lebih besar dari tubuhnya kemudian menjadi viral dan menyentuh hati banyak orang di berbagai negara.
Dalam sejumlah rekaman yang beredar, Punch terlihat berlari kembali ke boneka tersebut dan memeluknya saat diusir oleh monyet-monyet lain di lingkungan sekitarnya.
Popularitas Punch terus meningkat hingga menarik perhatian sejumlah figur publik dunia yang datang langsung untuk melihatnya.
Salah satu yang pernah berkunjung adalah Lisa BLACKPINK yang menyempatkan diri mendatangi kebun binatang tersebut di tengah jadwal kegiatannya yang padat.
Kunjungan Lisa semakin membuat nama Punch dikenal luas dan menjadikannya salah satu satwa paling populer di Jepang dalam beberapa tahun terakhir.
Kasus penyusupan yang dilakukan dua turis Amerika Serikat itu pun kembali mengingatkan pentingnya menghormati aturan di kawasan konservasi satwa demi menjaga keselamatan hewan maupun pengunjung.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]