WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pada ajang GIICOMVEC 2026, produsen asal Jepang tersebut menegaskan bahwa semakin banyak pilihan di segmen kendaraan komersial akan memperluas pasar, bukan sekadar menggerus pemain lama.
Di tengah meningkatnya persaingan dari merek kendaraan niaga asal China, Daihatsu justru melihat dinamika ini sebagai peluang untuk mendorong pertumbuhan pasar.
Baca Juga:
Heboh Video Tikus di Makanan Gratis, SPPG dan Sekolah Klarifikasi Asal Hewan
Marketing and Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Tri Mulyono menyampaikan bahwa kehadiran pemain baru dapat merangsang permintaan.
"Dengan banyaknya opsi, tentunya harapannya yang selama ini mungkin dengan kebutuhan masyarakat yang berbeda-beda, mungkin bisa merangsang pertumbuhan pasar. Harapannya begitu," ujarnya di GIICOMVEC dikutip Kamis (9/4/2026).
Namun, realitas di lapangan menunjukkan kompetisi yang semakin ketat. Sejumlah merek seperti DFSK, Foton, hingga JAC Motor ikut meramaikan segmen ini dengan membawa berbagai inovasi, mulai dari kendaraan listrik hingga solusi logistik modern.
Baca Juga:
Viral Susu MBG Dijual Bebas, Ultrajaya Lakukan Penelusuran
Di sisi lain, keputusan pembelian tetap kembali kepada konsumen dan bagaimana masing-masing merek membangun kepercayaan pasar.
"Pastinya kembali kepada kustomer yang akan menentukan, apakah dengan pilihan-pilihan yang nanti diberikan, itu juga bisa memberikan satu keyakinan kepada kustomer untuk membeli," ujar Tri.
Di tengah persaingan yang memanas, model andalan Daihatsu Gran Max justru mencatatkan tren positif. Penjualan Gran Max Pick Up meningkat dari sekitar 3.300 unit per bulan menjadi 4.200 unit, sementara varian Blind Van melonjak dari 1.200 unit menjadi 2.300 unit per bulan. Kenaikan ini terjadi dalam periode peralihan dari kuartal ketiga ke kuartal keempat tahun 2025.